Mahasiswa Penerima Bea Siswa Bidik Misi Ucapkan Terima Kasih kepada H Firmandez

0
515

BANDA ACEH – Mahasiswa penerima beasiswa bidik misi di Aceh, menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada H Firmandez, yang dengan bantuan dana aspirasinya sebagai anggota DPR RI telah mengalokasikan dana bea siswa bidik misi untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Aceh.

Ucapan terima kasih itu disampaikan salah mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nursaidah mewakili mahasiswa penerima beasiswa bidik misi di Aceh. Ia mengaku sangat terbantu dengan memperoleh beasiswa tersebut, dan akan menggunakannya sebaik mungkin untuk menyelesaikan kuliah.

“Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada Bapak H Firmandez yang dengan bantuan dana aspirasinya telah mengalokasikan beasiswa bidik misi untuk kami. Kami mendoakan semoga bapak terpilih kembali sebagai anggota DPR RI pada pemuli legislatif 17 April 2019 mendatang,” ujar Nursaidah.

Ucapan terima kasih Nursaidah itu kemudian diupload secara khusus di chanel youtube dengan taggar #kamifirmandez, sebagai bentuk dukungan mahasiswa kepada H Firmandez.

H Firmandez merupakan anggota Komisi VII DPR-RI yang membidangi urusan energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup. Mendapat ucapan dukungan dari mahasiswa san generasi milenial selaku pemilih pemula tersebut, anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 juga balik mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka bagi dirinya.

“Sudah kewajiban saya sebagai wakil rakyat Aceh di DPR RI untuk berbuat yang terbaik bagi Aceh, khususnya bagi mahasiswa dan generasi muda Aceh. Saya di Komisi VII DPR RI juga sudah mengusulkan agar tahun depan bea siswa bidik misi naik 100 persen, untuk bisa lebih membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” jelas H Firmandez, Selasa, 19 Februari 2019.

Usulan itu kata H Firmandez juga peningkatan mutu pendidikan tinggi di Aceh. Jika selama ini beasiswa yang diterima mahasiswa Rp2,6 juta, ke depan kata H Firmandez diupayakan bisa melebihi Rp 5 juta.

“Kita akan usulkan ini ke Kementerian Riset Teknolgi dan Pendidikan Tinggi selaku mitra Komisi VII, ini penting untuk membangun pendidikan yang bermutu, terutama untuk para mahasiswa kurang mampu dari daerah-daerah terpencil, agar mereka juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar H Firmandez.

Anggota DPR-RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menambahkan, untuk tahun 2019 pemerintah memang telah menaikkan beasiswa bidik misi sebesar 50 persen, namun kenaikan itu dinilai politisi Golkar ini belum cukup, karena indek biaya hidup semakin tinggi.

“Kenaikan 50 persen itu belum cukup, perlu ditambah lagi, karena kebutuhan mahasiwa setiap tahunnya juga semakin meningkat di tengah meningkatnya idek biaya hidup di kota-kota tempat penyelenggaraan pendidikan tinggi,” lanjut H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi juga harus menambah kuota penerima beasiswa bidik misi, terutama untuk mahasiswa kurang mampu dari daerah terdepa, terluar dan tertinggal alias daerah 3T.

“Ini sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada Pasal 12 disebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ungkap H Firmandez.

H Firmandez menambahkan, usulan peningkatan kuota dan jumlah nilai beasiswa bidik misi tersebut sejalan dengan program pemerintah yang menargetkan agar penerima beasiswa bidik misi mencapai 130 mahasiswa pada tahun 2020 dari hanya 85.000 mahasiswa di tahun 2018.

“Tambahan kuota mahasiswa penerima beasiswa bidik misi yang mencapai 45.000 orang mahasiwa ini kita upayakan sebagiannya bisa untuk mahasiswa dari Aceh. Ini akan kita perjuangkan bersama, agar mahasiswa di Aceh juga mendapatkan kesempatan yang sama dengan daerah lain dalam memperoleh beasiswa ini,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here