,

Mahasiswa Desak Pemerintah Cabut Perpres Tentang Tenaga Kerja Asing

BANDA ACEH – Pemerintah diminta untuk mencabut Perpres No.20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). Desakan itu disampaikan puluhan mahasiswa dari Serikat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang melakukan aksi refleksi May day di Simpang lima Banda Aceh, Selasa, 1 Mei 2018.

Muhammad Rafsanjani selaku koordinator aksi menilai, masih banyak permasalahan terhadap buruh dan adanya imperialisme terhadap pekerja seperti pemberian upah tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan buruh.

“Kita menginginkan may day tidak jatuh pada perayaan semata hingga kehilangan esensinya. May day harus menjadi momentum memperingatkan dan menuntut segala permasalahan buruh untuk diselesaikan,” ujarnya.

Mereka juga menuntut Pemerintah Aceh untuk merealisasikan Pergub nomor 67 tahun 2017 UMP Rp 2,7 juta, menolak outsourcing, dan enuntut pemberian jaminan kesejahteraan dan kesehatan pada buruh kontrak. Dalam aksinya, mahasiswa juga menyanyikan lagu buruh tani dan darah juang serta membaca puisi-puisi bertemakan kerakyatan.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *