,

Lima Pelanggar Syariat Dihukum Cambuk

BANDA ACEH – Lima pelaku pelanggar qanun syariat Islam, Senin, 29 Oktober 2018 dieksekusi hukum cambuk di halaman Masjis Baitul Musyahadah, Kota Banda Aceh. Kelima terpidana dicambuk sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Dua terpidana, Nur dan Fir masing-masing dieksekusi cambuk 23 dan 28 kali. Keduanya terbukti melakukan melakukan perbuatan ikhtilat (berdua-duaan) di dalam kamar hotel Rumoh PMI yang digerebek warga beberapa waktu lalu. Tiga terpidana lagi adalah Sur, Muj dan Ags, masing-masing dihukum empat kali cambuk atas kasus maisir.

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman menegaskan, eksekusi hukuman cambuk tersebut merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh dalam meegakkan Syariat Islam. Ia mengajak warga kota Banda Aceh untuk bersama-sama memperkuat pelaksanaan syariat Islam.

“Setiap yang melanggar syariat dan ditangkap maka dipastikan akan dihukum. Jaid mari sama-sama kita menjaga dan menegakkan Syariat Islam untuk mewujudkan Kota Banda Aceh yang gemilang dan bersyariat,” himbaunya.

Aminullah juga mengapresiasi masyarakat Kota Banda Aceh yang terus mengawal pelaksanaan syariat Islam di kota tersebut. “Mari sama-sama kita mengawal pelaksanaan syariat Islam ini, agar Kota Banda Aceh bersih dari maksiat,” ajaknya.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *