,

Krisis Air Bersih, Warga Berebut Air Kolam

BLANGKEJEREN – Sejak seminggu terakhir warga Buntul Gading, Blangkejeren, Gayo Lues saban hari harus saling mendahului untuk memperoleh air dari kolam. Kemarau yang melanda daerah itu membuat warga sungai dan sumur kekeringan. Satu-satunya sumber air adalah genangan di sebuah kolam.

Kondisi itu diperparah dengan sumber air bersih yang biasa mereka ambil dari hulu sungai Gelbuk, Desa Anak Reje juga kering akibat diambil oleh petani untuk dialiri ke sawah-sawah mereka yang juga kering. Para petani juga saling berebutan mengalirikan air ke petak sawah mereka masing-masing.

Inen Syifa warga Buntul Gading, Senin, 10 Oktober 2016 mengatakan, seluruh warga Buntul Gading sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk mandi dan mencuci pakaian mereka menggunakan air kolam, sedangkan air minum terpaksa dibeli dari agen pengecer seharga Rp 5000 per gallon.

“Setiap hari kami terpaksa berebutan air kolam dan air sawah untuk mandi, bahkan setelah mencuci baju, kami terpaksa mandi di air itu juga, begitu juga dengan sebagian orang yang dengan terpaksa membung hajatnya di situ, jadi sungguh sangat tidak sehat,” katanya.

Syifa melanjutkan, air kolam dan irigasi yang digunakan warga itu sangat tidak sehat, selain keruh, airnya juga kekuning-kuningan, namun tidak ada alternatif lain karena air sumur mengalami kekeringan, air dari PDAM juga tidak masuk, sementara jarak rumah warga dengan sungai sangat jauh.

“Kami berharap kepada pemerintah agar mencarikan solusi supaya air yang menjadi kebutuhan kami ini bisa terpenuhi, baik dengan cara mengaliri air PDAM ke Buntul Gading ataupun dengan cara mengankut air mengunakan mobil tangki juga tidak masalah, yang jelas kamu butuh air bersih,” pintanya.

Sejak musim kemarau di Gayo Lues, puluhan anak sungai yang biasanya mengaliri areal persawahan juga mengalami kekeringan yang parah, yang terlihat di sungai saat ini hanyalah tumpukan sampah dan genangan air di beberapa tempat yang agak dalam. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *