,

Korea Selatan Danai Pengembangan 3 PLTA di Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Korea Selatan akan mendanai pemgembangan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Aceh, yakni PLTA  Teunom 2 dan 3 senilai US$ 800 juta, pengembangan PLTA Peusangan 4 di Bireuen senilai US$ 430 juta, dan pengembangan PLTA Samarkilang 77 MW di Bener Meriah senilai US$300 juta.

Hal itu diungkapkan Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez di Jakarta, Selasa, 11 September 2018. Menurut anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini, kepastian pendanaan pengemangan 3 proyek PLTA di Aceh itu disepakai dari hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan, Senin, 10 September 2018.

“Ini kesepakatan dalam kegiatan Indonesia-Korea Business and Investment Forum 2018: Enhancing Industrial Cooperation. Ada 15 proyek nasional yang ditandatangi dalam kesepahaman itu, tiga diantaranya adalah pengembangan PLTA di Aceh,” ungkap H Firmandez.

H Firmandez berharap, dengan adanya kesepahaman Indonesia-Korea Selatan tersebut, maka pembangunan dan pengembangan PLTA di Aceh bisa segera rampung, untuk memenuhi kebutuhan energi dan jaminan investasi di Aceh.

“Ketersediaan energi merupakan faktor penting dari masuknya investasi ke daerah. Kita berharap dengan selesainya pengembangan PLTA di Aceh tersebut, akan terpenuhinya jaminan energi untuk investasi,” harap H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *