,

Korban Puting Beliuang Bertahan di Masjid

BLANGKEJEREN – Musibah angin puting beliung yang melanda Desa Seneren, Pantan Cuaca, Gayo Lues, Jumat sore, 25 Maret 2016 menyebabkan 30 rumah rusak, 24 diantaranya rusak parah, sisanya 6 rumah rusak ringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues ,Sabri, Sabtu 26 Maret 2016 mengungkapkan, untuk sementara pihak BPBD tidak memasang tenda pengungsian di seputaran pemukiman penduduk korban puting beliung. Alasannya, warga lebih memilih tingga di masjid dan rumah-rumah sanak family mereka.

“Rencana memang mau dipasang kemarin tenda pengungsian, tapi warga bilang tidak usah, terakhir tidak kami pasang. Sedangkan untuk bantuan makanan siap saji, itu dari Dinas Sosial Kabupaten Gayo Lues, bukan dari BPBD,” jelasnya.

Selain menghancurkan perumahan warga, angin puting beliung juga merobohkan tiang listrik, sehingga warga desa Seneren mengalami kegelapan dan harus memasak menggunakan kayu bakar.

“Tadi malam sudah kita pasang mesin genngset untuk mengaliri arus ke perumahan warga, dan sekarang kami sedang mengajukan dana bantuan masa panik, jika disetujui Bupati nantinya, kami akan langsung bagikan, itupun belum bisa kami pastikan apakah ada atau tidak bantuan masa panik ini,” terangnya.

Sementara warga Seneren yang menjadi korban angin Puting Beliung terus berharap adanya bantuan dari Pemkab Gayo Lues, sedangkan sebagian warga lainya mulai melakukan perbaikan rumah yang mengalami rusak dihantam angin kencang. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *