Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh Himbau Warga Tidak Golput

0
320

BANDA ACEH – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez menghimbau masyarakat Aceh untuk menggunakan hak pilih pada pemilihan umum legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang, masyarakat diminta untuk tidak golput.

Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar ini juga meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijaksana, sehingga menghasil Pemilu yang berkualitas.

“Kita menghimbau masyarakat untuk mengutamakan rasionalitas dalam menggunakan hak pilih, sehingga hasil Pemilu berkualitas. Pesta demokrasi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, sebagai momentum untuk memperbaiki daerah, bangsa, dan negara,” himbaunya.

H Firmandez menambahkan, beda pilihan boleh-boleh saja dan itu lumrah dalam demokrasi, tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan dalam masyarakat. “Keberlangsungan hidup, kedamaian dan ketentraman masyarakat harus dijaga bersama, jangan sampai perbedaan menyebabkan perselisihan. Perdamaian Aceh harus terus dibina dan dijaga bersama, pemilu jangan sampai menciderai perdamaian,” harapnya.

Masih kata H Firmandez, pemilu merupakan cara dan jalan untuk memperbaiki demokrasi, baik di daerah maupun secara nasional. Untuk itu, masyarakat harus terlibat aktif dalam proses transisi kekuasaan melalui pemilu, baik pemilu presiden, pemilu legislatif DPR-RI, DPRA maupun DPRK, caranya dengan tidak menjadi bagian dari kelompok golongan putih (gulput) yang tidak menggunakan hak pilihnya.

“Masyarakat kita himbau untuk tidak menjadi bagian dari golongan putih alias golput, karena golput bukan solusi dan tidak akan menyelesaikan masalah. Masyarakat juga tidak perlu buru-buru menentukan pilihan, masih ada waktu dua bulan lebih lagi untuk mencermatinya dengan baik, sebelum pilihan ditetapkan,” tegas H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, masyarakat juga harus cerdas dalam menerima informasi terkait pemilu, karena selama ini berita yang tidak jelas alias hoax banyak muncul di media, terutama media sosial. Masyarakat diminta untuk bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima, dengan cara melakukan klarifikasi dan kros cek kebenarannya.

“Jangan terpengaruh dengan hoax, teliti kebenaran setiap informasi. Menjelang Pileg dan Pilpres penyebaran hoax di dunia maya, terutama di media sosial sangat banyak. Ini harus dicerdasi dengan bijak, agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang salah, serta bisa menentukan pilihannya dengan rasional dan bijak,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here