,

Komplotan Maling Bobol Rumah Staf Ahli Bupati

TAPAKTUAN – Komplotan maling berhasil membobol rumah Staf ahli Bupati Aceh Selatan, Abubakar SE, di Jalan T Ben Mahmud, Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan. Maling berhasil menyikat sejumlah barang berharga seperti TV LED, cincin emas, jam tangan serta Laptop.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kota Tapaktuan, AKP Mustafa AR, Selasa, 19 April 2016 mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan maling beraksi, karena rumah tersebut telah tiga hari dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya yang berangkat ke Banda Aceh pada Jumat sore, 15 April 2016.

Mustafa mengungkapkan, aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga korban bernama Nini pada Selasa, 19 April 2016 sekitar pukul 06.30 WIB. Saat Nini keluar rumah pada pagi itu, dia melihat pintu bagian belakang rumah Abubakar dalam kondisi terbuka. Kemudian Nini melaporkan kondisi yang mencurikan itu kepada suaminya bernama Mufti.

“Mengetahui kondisi tersebut, Mufti langsung memprediksi bahwa rumah Abubakar telah digondol maling sebab dia mengetahui rumah tersebut dalam kondisi kosong karena pemiliknya telah berangkat ke Banda Aceh,” kata Mustafa mengutip keterangan saksi.

Untuk memastikan kejadian sebenarnya, sambung Mustafa, kemudian Mufti menghubungi keponakan Abubakar bernama Aan. Setelah mereka memastikan telah terjadi aksi pencurian karena melihat isi rumah sudah berantakan, selanjutnya baru dilaporkan ke Polsek Kota Tapaktuan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan tim identifikasi Satreskrim Polres Aceh Selatan. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui bahwa, agar bisa masuk ke dalam rumah tersebut, maling mencongkel pintu kayu bagian belakang rumah lalu merusak gombok pintu besi yang melapisi pintu bagian belakang rumah permanen tersebut,” sebut Mustafa.

Setelah berhasil membobol pintu bagian belakang, lanjut Mustafa, maling kembali membobol pintu kayu dalam rumah termasuk pintu kamar utama milik Abubakar. Sehingga jumlah pintu rumah tersebut yang dibobol mencapai tiga buah.

Pihaknya, kata Mustafa, belum mengetahui secara persis berapa jumlah barang-barang berharga milik Abubakar yang berhasil digondol maling. Sebab pemilik rumah masih dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh ke Tapaktuan.

Namun berdasarkan keterangan keponakan korban bernama Aan, beberapa barang-barang berharga milik korban yang dipastikan sudah hilang antara lain adalah TV LED yang berada di ruang keluarga, cincin emas dan jam tangan serta laptop yang berada di dalam kamar utama.

Mustafa memprediksi aksi pencurian tersebut dilakukan oleh komplotan maling yang sangat profesional dan terlatih. Sebab dari hasil olah tempat kejadian perkara, hampir tidak ditemukan jejak pelaku kecuali hanya satu sidik jari yang ditemukan pada kotak jam tangan merek expidition.

“Kotak jam tangan yang telah dibuka oleh komplotan maling tersebut tergeletak di lantai rumah. Dari hasil identifikasi tim penyidik, pada kotak jam tangan itulah ditemukan sidik jari,” ungkap Kapolsek Tapaktuan.

Petugas juga berhasil menemukan satu buah linggis dan gunting besi di perkarangan rumah yang diduga dibuang oleh pelaku saat melarikan diri. “Untuk masuk ke dalam perkarangan rumah tersebut, komplotan maling diduga memanjat pagar. Hal itu diketahui karena gombok pagar masih terkunci dan masih utuh tidak rusak,” tandasnya.

Aksi pencurian tersebut, tambah Mustafa, sama persis dengan aksi pencurian di sebuah toko senapan angin, Desa Ujong Pasir, Kota Tapaktuan beberapa waktu lalu, karena modusnya sama-sama merusak gombok pintu besi.

Untuk mengungkap kasus tersebut, kata Mustafa, pihaknya akan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan terus mengumpulkan data untuk menguatkan barang bukti. “Meskipun proses pengusutannya agak sedikit terkendala karena tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian itu, tapi kami terus melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap aksi jahat yang sangat meresahkan masyarakat selama ini,” tegasnya.

Mustafa menghimbau masyarakat setempat agar tidak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong serta segera menghidupkan kembali Ronda Malam di lingkungan masyarakat masing-masing. [HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *