,

Komplotan Jambret Sarung Merah Akui Konsumsi Sabu

BLANGKEJEREN – Komplotan jambret sarung merah yang merampas tas ibu-ibu di seputaran Kota Blangkejeren, Gayo Lues, mengakui mengakui kerap mengkonsumsi sabu-sabu, bahkan uang hasil jambretnya juga digunakan untuk membeli narkoba.

Hal itu diungkapkan Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama, Senin, 15 Januari 2018. Pihaknya tidak lagi melakukan tes urine lagi terhadap 4 orang anggota komplotan tersebut karena telah mengakui mengkonsumsi sabu-sabu.

“Masalah dari mana sabu-sabu itu mereka dapatkan, akan dikembangkan oleh Satres Narkoba. Akan ditindaklanjuti. Kami hanya menangani kasus jambretnya saja,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 2 dari 4 anggota komplotan jambret sarung merah ditembak polisi di tempat yang berbeda. Satu orang disergap di rumahnya saat tidur, dan satu orang tersangka lagi menyerahkan diri ke Polisi setelah Satreskrim mendatanggi keluarganya.

Keempat mereka adalah Ar (18) eks pelajar warga Bukit di tembak saat hendak melarikan diri di Akang Siwah pada Sabtu 30 Desember 2017, ZA (20) eks pelajar warga desa Bukit ditembak kakinya di desa Telembak Bahu, Kecamatan badar Aceh Tenggara pada 2 Januari 2018, J (25) warga desa Bukit ditangkap tanggal 4 Januari di rumahnya pukul 3:00 WIB, dan MAS (18) warga desa Bukit menyerahkan diri tanggal 5 januari pukul 23:30 WIB setelah dibujuk keluarganya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *