,

Kolam Biru Rerebe Pesona yang Terabaikan

Kolam biru di desa Rerebe, Tripe Jaya, Gayo Lues masih sangat asri dan alami. Objek wisata ini banyak dikunjungi wisatawan lokal pada hari-hari libur. Tapi pengelolaannya yang tak maksimal membuat surga di balik bukit ini terabaikan. Sampah berserakan membuat keindahan panorama alam ini jadi ternoda.

Andi, salah seorang pengunjung, Senin, 9 Mei 2016 mengungkapkan, air kolam yang steril dari celah gunung, menjadi kurang menarik karena banyaknya sampah yang mengapung di kolam tersebut.

“Seharusnya pemerintah memanfaatkan objek wisata ini dengan baik. Ini sangat potensial, masih sangat alami dengan panorama alam yang sejuk dan asri. Kalau tidak dikelaola oleh pemerintah, sebaiknya dikontrakkan saja ke pihak ketiga untuk dikembangkan, agar adanya pendapatan untuk daerah,” sarannya.

Andi mengaku, dirinya sebagai pecinta alam sangat kecewa bila pesona kolam biru tersebut diabaikan. Ia berharap pemerintah setempat segera membangun fasilitas pendukung di objek wisata tersebut. “Kalau ini dikembangkan, wisatawan manca negara bukan hanya akan ke gunung Leuser, tapi juga akan ke sini,” katanya yakin.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafrudin mengatakan, pihaknya sedang mencari format untuk mengontrakan lokasi wisata tersebut kepada pihak ketiga atau kepada warga sekitar.

“Kami akan mendekati pemuda yang ada di tiga desa itu, kalau mereka mau mengontrak dan bersedia membayar sebagian pendapatan untuk daerah, maka akan kita kontrakan, dan selama ini memang belum dikontrakan, belum ada petugas yang ditempatkan di sana,” jelasnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *