,

KIP Aceh Selatan Musnahkan 352 Lembar Surat Suara Rusak

TAPAKTUAN – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan memusnahkan sebanyak 352 lembar surat suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang rusak dan lebih, dengan cara dibakar di halaman depan Kantor KIP, Jalan T Cut Ali, Desa Lhok Bengkuang, Tapaktuan, Kamis, 16 Februari 2017 sekitar pukul 16.00 WIB.

Pemusnahan sebanyak 352 lembar surat suara yang terdiri dari 70 lembar surat suara rusak dan sebanyak 282 lembar surat suara lebih tersebut, selain melibatkan seluruh komisioner KIP Aceh Selatan juga disaksikan langsung Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Selatan, Erwiandi S.Sos MM, Wakapolres Aceh Selatan Kompol Sabri SE, Ketua Panwaslih Aceh Selatan Drs Safli Alian, Kasie Intel Kejari Aceh Selatan Ridwan GN SH, Pasie Intel Kodim 0107, Lettu Edy Mulyono, Kasat Intelkam Polres AKP Jamaluddin dan Kabag Pemerintahan Setdakab H Zulkarnaini MSi.

Ketua Divisi Logistik dan Keuangan KIP Aceh Selatan, Saiful Bismi SE yang dikonfirmasi seusai kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, jumlah surat suara yang di kirim oleh perusahaan percetakan dari Jakarta ke Aceh Selatan seluruhnya sebanyak 157.442 lembar.

Namun, setelah di sortir dan dilakukan pelipatan ternyata ditemukan surat suara rusak sebanyak 70 lembar. Selain rusak, dari jumlah keseluruhan surat suara yang diterima tersebut juga terjadi kelebihan sebanyak 282 lembar.

Menurut Saiful, terjadinya kelebihan surat suara tersebut dihitung dari jumlah keseluruhan surat suara yang didistribusikan sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan ditambah 2,5 persen surat suara cadangan dimasing-masing TPS dengan total seluruhnya sebanyak 157.090 lembar, dikurangai dengan jumlah surat suara yang dikirim berjumlah 157.442 lembar, maka terjadi kelebihan sebanyak 282 lembar.

“Surat suara lebih sebanyak 282 lembar ditambah surat suara rusak sebanyak 70 lembar, sehingga total surat suara yang dimusnahkan pada hari ini berjumlah 352 lembar,” sebut Saiful.

Dia menyatakan, pemusnahan surat suara tersebut sesuai dengan aturan dan instruksi pihak KIP Aceh, bahwa terhadap surat suara yang rusak dan lebih harus segera dilakukan pemusnahan dengan disaksikan pejabat terkait di daerah masing-masing.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *