,

Kinerja Perbankan di Aceh Menurun

BANDA ACEH – Kinerja perbankan di Aceh agak sedikit menurun. Bank Indonesia mencatat, aset perbankan di Aceh pada triwulan akhir 2015 sebesar Rp 43,49 triliun. Hanya meningkat sebesar 3,04 persen, lebih kecil dari peningkatan triwulan sebelumnya yang mencapai 8,82 persen.

Deputi Direktur BI Banda Aceh, Ahmad Farid dalam laporan yang dipublis Bank Indonesia pertengahan Februari 2016 menjelaskan, sset perbankan di Aceh pada triwulan IV 2015 masih didominasi oleh aset milik bank konvensional yang mencapai Rp37,89 triliun, sisanya Rp 5,6 triliun merupakan aset bank syariah. Aset bank konvensional di Aceh mengalami penurunan tingkat pertumbuhan yang cukup signifikan dari 14,02 persen menjadi 3,21 persen.

Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) pada perbankan di Aceh pada akhir triwulan IV 2015 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 16,34 persen atau mengalami penurunan pertumbuhan dari triwulan sebelumnya yang mencapai 23,1 persen. Pertumbuhan DPK Aceh pada triwulan laporan bersumber dari pertumbuhan DPK perbankan konvensional sebesar 15,24 persen.

Pertumbuhan DPK bank konvensional menurun dari triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 22,26 persen. Pertumbuhan DPK tersebut menurun terutama terjadi karena adanya penurunan tingkat pertumbuhan tabungan.

Sementara pertumbuhan deposito pada triwulan IV 2015 tercatat sebesar 22,69 persen. Menurun dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 42,47 persen. Sedangkan pertumbuhan tabungan mencapai 15,91 persen, sedikit menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh hingga 16,31 persen. Sementara itu Giro tumbuh sebesar 10,07 persen, menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 17,4 persen.

Komposisi DPK di Aceh pada triwulan laporan masih didominasi oleh jenis tabungan dengan proporsi sebesar 59,05 persen, kemudian diikuti dengan deposito 29,56 persen, dan giro sebesar 11,39 persen. Tingkat suku bunga simpanan deposito mulai menunjukan tren penurunan seiring dengan penyesuaian BI-Rate pada bulan Februari 2015, dari sebelumnya 7,75 persen menjadi 7,5 persen.

Pada triwulan IV 2015 suku bunga giro cenderung sedikit meningkat di level 1,55 persen dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,51 persen. Namun suku bunga deposito berada pada level 7,23 persen atau sedikit menurun dibandingkan suku bunga triwulan sebelumnya sebesar 7,53 persen. Suku bunga tabungan juga sedikit menurun dibanding triwulan sebelumnya dari 2 persen menjadi 1,97 persen.[HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *