,

Ketua DPRK Aceh Selatan Dimosi Tidak Percaya

TAPAKTUAN – Sebanyak 21 dari 30 orang anggota DPRK Aceh Selatan melayangkan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRK setempat, T Zulhelmi.

Selain 21 anggota dewan, surat mosi juga turut ditandatangani empat dari lima ketua fraksi DPRK Aceh Selatan. Keempat ketua fraksi tersebut adalah Ketua Fraksi Amanat Persatuan Indonesia (API) M Nasir Gani SH, Ketua Fraksi Mandiri Rasmadi A.Md, Ketua Fraksi PKPI Masridha ST dan Ketua Fraksi Demokrat Irwan. Hnaya Fraksi Partai Aceh yang tidak menandatangani surat pernyataan sikap mosi tidak percaya tersebut.

Informasi dihimpun di Tapaktuan, Sabtu, 17 Desember 2016, surat pernyataan sikap tentang mosi tidak percaya tersebut telah dilayangkan kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Selatan, Jumat, 16 Desember 2016.

Surat tersebut dilayangkan kepada Ketua DPW PA Aceh Selatan setelah lembaga DPRK setempat menggelar rapat pada Jumat, 16 Desember 2016 sekitar pukul 15.00 WIB yang dipimpin langsung Wakil Ketua Dewan, Syahril SAg serta dihadiri sekitar 15 orang anggota dewan.

Berdasarkan salinan surat pernyataan sikap mosi tidak percaya yang diperoleh wartawan di Tapaktuan, Sabtu, 17 Desember 2016, sebenarnya surat yang telah ditandatangani sejak tanggal 1 Desember 2016 tersebut tertera sebanyak 23 orang anggota dewan.

Namun hingga surat tersebut dilayangkan ke DPW Partai Aceh, sebanyak dua orang anggota dewan masing-masing Raspan Armita dan Zakaria Isa membatalkan menandatangani surat tersebut meskipun terlihat di kolom namanya telah ditempel materai 6.000.

Sumber teropongaceh.com dari kalangan anggota DPRK Aceh Selatan mengungkapkan, dalam rapat pimpinan dengan 15 orang anggota dewan, Jumat, 16 Desember 2016 petang, sempat berlangsung alot dan panas. Wakil Ketua Dewan, Syahril S.Ag yang memimpin jalannya rapat pada hari itu, sempat beradu argument dengan M Nasir Gani serta beberapa anggota dewan lainnya.

Hal itu terjadi karena Syahril yang sebelumnya mendukung penuh langkah mosi tidak percaya tersebut belakangan sudah berbalik arah dengan menyampaikan berbagai alasan termasuk menilai langkah tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sikap yang ditunjukkan saudara Syahril dalam rapat tersebut kami nilai lebih membela Ketua DPRK, sehingga rapat tersebut sempat berlangsung panas karena beberapa anggota dewan terlibat adu argument dengan dia. Karena nyaris ricuh, akhirnya rapat diambil alih oleh anggota dewan yang lain,” ungkap sumber tersebut.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *