,

Kepala Sekolah dan Dua Perempuan Asal Medan Terlibat Maisir

BLANGKEJEREN – Polisi Kabupaten Gayo Lues menetapkan SB selaku Kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Dabun Gelang sebagai tersangka dalam kasus maisir (judi). Ia digerebek Polisi bersama Satpol PP beberapa hari yang lalu di daerah desa Badak bersama rekan-rekanya dan dua wanita asal Medan selaku penyedia tempat.

Wakapolres Gayo Lues Kompol Budi Darma didampinggi Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, Jumat, 13 April 2018 mengungkapkan, sesuai dengan Qanun Syariah, para tersangka terancam hukuman ukubat cambuk 40 kali.

“Dari hasil pemeriksaan, SB sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama rekan-rekanya, sedangkan yang tidak terbukti sudah kita lepaskan. Saat penggerebekan ada 12 orang diamankan selaku terduga bermain judi dan dua orang wanita sebagai penyedia tempat,” ungkapnya.

Dipaparkan Wakapolres, sepanjang tahun 2018, pihak Kepolisian menanggani 37 kasus yang persentasenya 64 persen sudah diselesaikan dan sisanya masih dalam proses, dan kasus yang dominan ditanggani pihak Kepolisian setempat adalah kasus pecurian dan kasus perjudian.

SB oknum Kepsek SD di Kecamatan Dabun Gelang kepada wartawan mengatak, dirinya bersama rekan-rekanya hanya bermain biliar, dan masalah taruhan hanya membeli koin saja supaya bisa bermain dengan teman-temanya. “Kami main disitu hanya buang suntuk saja,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *