,

Kemensos Verifikasi Korban Kebakaran Bakongan

TAPAKTUAN – Tim dari Kementerian Sosial RI melakukan verifikasi rumah korban kebakaran di Desa Darul Ihsan, Bakongan, Aceh Selatan. Kemensos akan menyalurkan bantuan uang tunai Rp 25 juta per unit untuk rumah yang terbakar. Bantuan tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing korban.

Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan, Musni Yakob di Tapaktuan, Selasa, 24 Januari 2017 mengatakan, kepastian para korban kebakaran Kecamatan Bakongan akan menerima bantuan untuk pembangunan rumah sementara diperoleh pihaknya setelah tim dari Kementerian Sosial turun ke Bakongan melakukan verifikasi sebanyak 28 unit rumah warga calon penerima bantuan pada Kamis 19 Januari 2017 lalu.

“Menindaklanjuti laporan Bupati Aceh Selatan, tim dari Kementerian Sosial telah turun ke Kecamatan Bakongan memverifikasi calon penerima bantuan. Beberapa kelengkapan berkas proposal bantuan yang disyaratkan oleh pihak kementerian juga telah kami lengkapi dan dalam waktu dekat segera kami kirim ke Jakarta,” kata Musni Yakob.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Penangggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Selatan, Erwiandi, menyatakan selain bantuan dari Kementerian Sosial, Pemkab Aceh Selatan juga menyalurkan dana sharing sebesar Rp 4,5 juta/penerima bantuan untuk pembangunan rumah sementara para korban kebakaran tersebut.

“Dana sharing sebesar Rp 4,5 juta/penerima tersebut dialokasikan melalui sumber anggaran tanggap darurat BPBK tahun 2017. Sehingga jumlah keseluruhan bantuan yang akan diterima para korban kebakaran di Kecamatan Bakongan tersebut mencapai Rp 29,5 juta/penerima. Seluruh dana tersebut khusus diperuntukkan untuk pembangunan rumah sementara,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh Selatan, Fakhruddin menjelaskan, selain bantuan pembangunan rumah sementara, Pemkab Aceh Selatan juga sedang mengupayakan pembangunan rumah permanen terhadap para nelayan yang menjadi korban dalam musibah kebakaran di Desa Darul Ihsan, Kecamatan Bakongan.

“Untuk program ini, Bupati Aceh Selatan telah berkoordinasi dengan pejabat terkait di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Gambaran sementara, pihak kementerian telah bersedia mengucurkan anggaran untuk pembangunan rumah nelayan dengan alokasi sebanyak 30 unit. Saat ini kami sedang merampungkan berkas usulan proposal yang akan dikirimkan ke Jakarta dalam waktu dekat,” kata Fakhrudin.

Karena penerima bantuan rumah nelayan tersebut harus melengkapi persyaratan khusus, sambung Fakhrudin, maka pihaknya juga harus melakukan verifikasi langsung ke lapangan sehingga penerima manfaat nantinya benar-benar para nelayan korban kebakaran.

“Salah satu persyaratan yang harus dilengkapi oleh para korban adalah harus memiliki kartu nelayan. Dan pembangunan rumah nelayan tersebut harus berada dalam satu kompleks. Karena itu, rencana pembangunan rumah nelayan tersebut akan dilakukan di atas tanah milik Pemkab Aceh Selatan seluas 2 hektar di Desa Padang Beurahan yang berjarak sekitar 3 Km dari Desa Darul Ihsan,” pungkasnya.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *