,

Kemenag Gugurkan Penyuluh Agama Terima Insentif Ganda

TAPAKTUAN – Tenaga penyuluh agama non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang direkrut Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan untuk dikontrak mulai awal Januari 2017, dilarang keras menerima insentif ganda.

Kasi Bina Islam Kemenag Aceh Selatan, Khairuddin menjelaskan hal itu terkait adanya kabar tenaga penyuluh agama hasil seleksi yang berasal dari perangkat pemerintahan gampong/desa dan menerima insentif bersumber dari dana desa.
 
“Apabila ada tenaga penyuluh yang dikontrak menerima gaji (insentif) dari dua sumber, baik dari APBK maupun dana desa sumber APBN, makan akan diproses dan jika terbukti yang bersangkutan kami pastikan akan diganti dengan orang lain sesuai urutan rangking kelulusan,” tegasnya, Selasa, 20 Desember 2016.

Bahkan, lanjut Khairudin, untuk menghindari hal itu pihaknya telah mengambil kebijakan mewajibkan kepada peserta seleksi untuk menandatangani surat pernyataan bahwa tidak menerima insentif ganda baik bersumber dari APBK, APBA maupun APBN.
 
“Sejak pendaftaran dibuka tanggal 24 Oktober sampai 4 November 2016. Kepada 496 peserta yang mengikuti seleksi diwajibkan membuat surat pernyataan (fakta integritas), tidak menerima insentif ganda selain gaji kontrak yang akan dibebankan pada Dipa Kemenag sebagai tenaga penyuluh agama. Hal ini bertujuan agar peserta seleksi tidak menerima gaji ganda,” ungkapnya.
 
Khairudin mengaku belum mengetahui secara pasti apakah 128 orang tenaga penyuluh agama yang telah lulus seleksi serta akan dikontrak mulai awal Januari tahun 2017 terdapat oknum yang menerima insentif di lembaga lain.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *