,

Kematian Pasien Jiwa di RSUDYA Murni Bunuh Diri

TAPAKTUAN – Polisi memastikan kematian Ayahrul (30) pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Aceh Selatan, murni bunuh diri. Korban meninggal dengan posisi leher tergantung di jeruji besi kamar mandi.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kasatreskrim AKP Darmawanto, Senin malam, 6 Februari 2017 sekitar pukul 23.00 WIB di RSUD Yulidin Away mengungkapkan, Syahrul, 30 tahun, merupakan pasien gangguan jiwa asal Gampong Pulo Kambing, Kecamatan Kluet Utara.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju ke TKP. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi diperkirakan korban benar bunuh diri. Menurut hasil pemeriksaan dokter, korban yang ditemukan sekitar pukul 22.15 WIB tersebut telah meninggal dunia tiga jam sebelumnya atau sekitar pukul 19.00 WIB,” ungkap AKP Darmawanto.

Untuk memastikan kebenaran keterangan saksi, lanjut Darmawanto, pihaknya juga telah memeriksa rekam medik (riwayat penyakit) pasien dimaksud termasuk siapa pihak yang mengantarkannya ke rumah sakit tersebut.

Dari hasil penelusuran singkat tersebut, diketahui bahwa korban atas nama Syahrul sudah lama terjangkit penyakit jiwa. Bahkan yang bersangkutan sudah sempat keluar masuk rumah sakit tersebut hingga rumah sakit jiwa Banda Aceh menjalani perawatan.

“Artinya bahwa penyakit yang diderita korban sudah lama namun setelah sembuh terjangkit lagi. Diketahui sebelum masuk ke RSUD YA pada Sabtu 4 Februari 2017, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa Banda Aceh. Berdasarkan riwayat penyakitnya tersebut, diketahui bahwa penyebab yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa karena pengaruh nakoba,” jelas Darmawanto. [Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *