0 C
Alba Iulia
Wednesday, December 11, 2019

Kelanjutan Kasus Dana Desa Kutebukit dan Meloak Tergantung Hasil Audit BPKP

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BLANGKEJEREN – Kelanjutan kasus dugaan korupsi dana desa Kute Bukit, Kecamatan Blangpegayon, dan kasus dana desa Meloak Sepakat, Kecamatan Putri Betung yang ditanggani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues masih menggu hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Dedi SH, Senin, 22 Juli 2019 mengungkapkan, kasus dugaan korupsi dana desa tersebut masih diproses pihaknya dan belum ada penetapan tersangka, “proses tetap jalan,” katanya usai menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRK Gayo Lues Pemilu tahun 2019 di Balai Musara.

Pihak Kejaksaan katanya sudah meminta agar dilakukan auditi oleh BPKP Provinsi Aceh, tapi karena ada proses mutasi di BPKP akhirnya audit ditunda. “Ini rencana mau ekspos lagi ke Banda Aceh, kami juga kurang paham, pihak Kepolisian sudah keluar hasil auditnya, kami kok belum, terus ada pergeseran pihak pengaudit lagi, makanya kami berencana akan lakukan ekspos lagi ke Banda Aceh masalah dana desa ini,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dana desa Kutebukit ditangani pihak Kejaksaan setelah pemuda setempat melaporkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana desa, begitu juga dengan kasus dana desa Meloak Sepakat, warga setempat juga menduga adanya penyimpaangan dalam pengelolaan dana desa hingga melaporkanya ke Kejaksaan setempat tahun lalu.[Win Porang]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -