Kelanjutan Kasus Dana Desa Kutebukit dan Meloak Tergantung Hasil Audit BPKP

0
171

BLANGKEJEREN – Kelanjutan kasus dugaan korupsi dana desa Kute Bukit, Kecamatan Blangpegayon, dan kasus dana desa Meloak Sepakat, Kecamatan Putri Betung yang ditanggani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues masih menggu hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Dedi SH, Senin, 22 Juli 2019 mengungkapkan, kasus dugaan korupsi dana desa tersebut masih diproses pihaknya dan belum ada penetapan tersangka, “proses tetap jalan,” katanya usai menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRK Gayo Lues Pemilu tahun 2019 di Balai Musara.

Pihak Kejaksaan katanya sudah meminta agar dilakukan auditi oleh BPKP Provinsi Aceh, tapi karena ada proses mutasi di BPKP akhirnya audit ditunda. “Ini rencana mau ekspos lagi ke Banda Aceh, kami juga kurang paham, pihak Kepolisian sudah keluar hasil auditnya, kami kok belum, terus ada pergeseran pihak pengaudit lagi, makanya kami berencana akan lakukan ekspos lagi ke Banda Aceh masalah dana desa ini,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dana desa Kutebukit ditangani pihak Kejaksaan setelah pemuda setempat melaporkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana desa, begitu juga dengan kasus dana desa Meloak Sepakat, warga setempat juga menduga adanya penyimpaangan dalam pengelolaan dana desa hingga melaporkanya ke Kejaksaan setempat tahun lalu.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here