,

Kejari Tahan Mantan Dirut PDAM Tirta Naga

TAPAKTUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan menahan mantan Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan berinisial, JZ, pada Rabu sore, 16 November 2016 sekitar pukul 16.30 WIB. Penahanan ini diduga terkait dugaan korupsi penggunaan dana hibah dari Australia yang dikelola PDAM Tirta Naga Tapaktuan tahun 2014 lalu sebesar Rp 3 miliar lebih.
 
Namun sayangnya, Kepala Kejari Aceh Selatan, Irwinsyah SH yang ditemui langsung di kantornya pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB menolak menjelaskan perihal penahanan tersebut.

“Saya buru-buru ne mau berangkat, bisa ketinggalan pesawat saya ni. Siapa suruh telat (datang),” kata Kajari Aceh Selatan, Irwinsyah di depan kantornya seraya menunjukkan barang-barang sedang dimuat di jok bagian belakang mobil Innova warna hitam miliknya.
 
Pernyataan Kajari Aceh Selatan, Irwinsyah SH tersebut sangat disayangkan oleh awak media. Soalnya, Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Aceh Selatan, Hendra SH sehari sebelumnya berjanji bahwa jika mantan Direktur PDAM Tirta Naga berinisial JZ sudah memenuhi panggilan penyidik, maka dirinya akan menghubungi wartawan.
 
“Memang benar JZ sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi sejauh ini dia belum menghadiri panggilan penyidik untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjutan. Mohon sabar ya, jika dia sudah menghadiri panggilan kedua yang telah dilayangkan, maka nanti saya akan menghubungi kawan-kawan wartawan. Sebab dia akan langsung dilakukan penahanan,” kata Hendra saat itu.

Namun sayangnya, mantan Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan berinisial JZ yang telah menghadiri panggilan penyidik pada Rabu (16/11) dan pada sorenya langsung dilakukan penahanan, Kasie Pidsus yang sebelumnya berjanji menghubungi wartawan ternyata tidak melakukannya.

Buktinya, hingga selesai dilakukan proses pemeriksaan terhadap mantan Direktur PDAM Tirta Naga selanjutnya langsung dilakukan penahanan, wartawan tidak menerima pemberitahuan apapun dari pihak Kejari Aceh Selatan.
 
Ironisnya lagi, saat penahanan terhadap mantan Direktur PDAM diketahui secara tiba-tiba oleh wartawan dan langsung menuju ke Kantor Kejari Aceh Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB, sayangnya Kajari Aceh Selatan Irwinsyah SH justru menolak konfirmasi wartawan dengan alasan dia buru-buru mau berangkat.
 
“Kalau bapak tidak bisa memberikan keterangan, konfirmasi melalui Kasie Intel aja ya,” pinta wartawan. Namun lagi-lagi permintaan itu pun tidak mendapat respon positif dari Irwinsyah.
 
Kasie Pidsus Kejari Aceh Selatan, Hendra SH yang dijumpai saat itu, justru mengaku tidak berani memberikan keterangan karena sesuai perintah pimpinannya, seluruh keterangan kepada media harus melalui Irwinsyah.
 
Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Tapaktuan, Irman Jaya yang dihubungi secara terpisah Rabu (16/11) sore, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima tahanan titipan Kejari Aceh Selatan di lembaga yang dipimpinnya tersebut.
 
“Benar, kami telah menerima tahanan titipan Kejari Aceh Selatan berinisial JZ yang merupakan mantan Direktur PDAM Tirta Naga,” kata Irman Jaya singkat.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *