,

Kejari Kawal Proyek RS Yulidin Away

TAPAKTUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan akan mengawasi dan memonitoring pembangunan proyek gedung rawat inap senilai Rp 30 miliar sumber DAK tahun 2018 di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit dr. Yulidin Away Tapaktuan.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan kerjasama (MoU) penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara Direktur BLUD RS Yulidin Away, dr. Faisal,Sp An dengan Kajari Aceh Selatan Munif, SH, MH di Kantor Kejari, Tapaktuan, Selasa, 10 April 2018.

Munif mengatakan ada dua paket proyek sumber DAK tahun 2018 yang proses pelaksanaannya akan dikawal bersama oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Aceh Selatan dengan Pokja RS Yulidin Away.

Namun untuk tahap awal, penandatanganan MoU baru dijalin terhadap proses pekerjaan proyek gedung rawat inap senilai Rp 30 miliar yang dikerjakan PT Bijeh Pade Tepula dengan konsultan pengawas CV Dimensi Utama. Sedangkan satu paket proyek lagi senilai Rp 14 miliar lebih, belum bisa dilaksanakan penandatanganan MoU, karena proses tender proyek belum rampung seluruhnya.

Munif menambahkan, TP4D Kejari Aceh Selatan, sifatnya hanya mendampingi dalam pelaksanaan proyek serta ikut monitoring dengan tim Pokja RS Yulidin Away. Sedangkan terkait kewenangan eksekusi atau pengambilan keputusan akhir tetap berada di tangan pihak Pokja RS Yulidin Away dan kontraktor pelaksana.

Sementara itu terkait dengan pekerjaan proyek tahun sebelumnya di RS Yulidin Away diduga telah terjadi penyimpangan, Munif menyatakan meskipun telah dibangun kerjasama Kejari tetap akan menempuh pidana jika didapatkan alat bukti yang kuat. “Jika ada hasil audit yang mengarahkan adanya unsur pidana, kita tetap akan menindaklanjutinya,” tegasnya.

Direktur BLUD RS Yulidin Away Tapaktuan, dr. Faisal mengatakan pihaknya merasa sangat diuntungkan dengan terjalinnya kerjasama dengan Kejari Aceh Selatan. Ia berharap, dengan terjalinnya kerjasama itu akan terwujud proses pekerjaan proyek yang berkualitas di instansi yang dipimpinnya. “Dengan adanya pengawalan dari Kejari, kita berharap kualitas pekerjaan proyek lebih bermutu dan selesai tepat waktu,” harapnya. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *