,

Kebel PLN Putus, Kebun Warga Terbakar

TAPAKTUAN – Sekitar satu hektar lebih lahan perkebunan di kawasan pegunungan Gampong Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar Senin, 29 Januari 2019 sekira pukul 21.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi secara tiba-tiba tersebut, namun dampak dari kebakaran tersebut mengakibatkan puluhan kebun warga hangus terbakar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma mengatakan setelah menerima laporan dari warga pihaknya langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api.

“Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar lima jam kemudian dengan cara menyemprotkan air di pinggiran gunung untuk melokalisir kobaran api tidak terus menjalar ke pemukiman warga. Setelah meluluhlantakkan lahan sekitar satu hektar lebih akhirnya kobaran api padam dengan sendirinya,” kata Cut Syazalisma kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa, 30 Januari 2018.

Menurutnya, kobaran api yang membakar lahan di kawasan Gunung Panjupian tersebut berasal dari percikan api kabel listrik PLN yang putus dan mengenai dahan pohon dalam kondisi kering.

“Kondisi dahan pohon yang kering sangat mudah terbakar. Dari sumber api yang membakar dahan pohon tersebut menjalar membakar ilalang yang juga dalam kondisi kering hingga kobaran api membesar,” ujarnya.

Manager PLN Rayon Tapaktuan Komaruddin yang dihubungi terpisah menyatakan pihaknya memprediksi percikan api hingga membakar lahan di kawasan Gunung Panjupian tersebut kemungkinan besar disebabkan karena adanya pohon yang telah mati tumbang mengenai kabel listrik hingga putus.

“Kemungkinan ada batang kayu telah mati tumbang menimpa kabel jaringan listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang melintang di kawasan pegunungan Panjupian. Hal ini mengakibatkan percikan api akibat putusnya kabel hingga terjadinya konslet aliran listrik sehingga langsung mengakibatkan lampu padam,” ungkapnya.

Pihaknya selaku penanggungjawab area, lanjut Komarudin, langsung memerintahkan petugas PLN untuk terjun ke lokasi guna mengamankan kabel yang putus itu, agar tidak membahayakan keselamatan jiwa masyarakat yang melintas.

“Pada malam itu juga langsung diupayakan perbaikan kembali kabel listrik yang putus sehingga lampu PLN yang padam bisa dihidupkan kembali. Alhamdulilah beberapa jam kemudian aliran listrik bisa normal kembali,” katanya. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *