,

Kasus Penganiayaan Santriwati Dihentikan dengan Kompensasi Rp38 Juta

BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian menghentikan kasus kekerasan Pimpinan pondok Pesantren Nurul Patah Kecamatan Blangpegayon, Tgk Y terhadap FA (17) santriwatinya. Kasus dihentikan setelah pelaku menyanggupi kompensasi yang diminta keluara korban sebesar Rp 38 juta.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang keluarga korban. “Uangnya sudah diterima, langsung kontan diberikan, setelah itu dicabut berkasnya kemarin,” katanya. Ia mengaku selama 20 hari tidak bisa bekerja lantaran sibuk mengurus permasalahan itu.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH yang dikonfirmasi membenarkan bahwa berkas kasus penganiayaan itu sudah dicabut korban, serta menunjukan surat damai antara korban dan pelaku.

“Kemarin sudah dicabut berkasnya, tadi pagi kami lakukan gelar perkara yang melibatkan Kasat, KBO, Provam dan Siwas, dan hasilnya, kasus tersebut dihentikan, dan status tersangka terhadap Tgk Y juga dihilangkan,” katanya.

Penghentian kasus penganiayaan itu kata Kasat Reskrim berdasarkan surat Kapolri No 3022/12/2009 Tanggal 14 Desember 2009 tentang penaganan perkara melalui alternatif, dan penyelesaian di luar peradilan. Di situ disebutkan bahwa kasus penganiayaan salah satunya yang bisa diselesaikan di luar hukum, dan dengan dasar itu, proses penyelidikan itu dihentikan demi hukum, karna sudah tercapaiya rasa keadilan bagi korban.

“Untuk proses perdamaian, kami tidak tahu berapa, dan bukan melalui kami, itu langsung kedua belah pihak yang melakukanya di desa, dan pencabutan berkas juga tidak dibebankan biaya,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *