,

Kasus Murid Makan Kaca Ternyata Tak Dilaporkan ke Dinas

BLANGKEJEREN – Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, M Jamin mengaku pihak sekolah tidak melaporkan ke dinas kasus 21 murid makan kaca. Dinas mengetahui dari pihak lain dan langsung membesuk para murid yang dirawat di rumah sakit.

“Saya mendengar dari orang lain, bukan laporan dari kepala sekolah. Kami langsung membesuk murid korban makan kaca dan berunding dengan wali murid untuk membicarakan penyelesaian persoalan tersebut,” jelasnya.

Kadis Pendidikan mengaku siap menganti rugi biaya pengobatan para murid tersebut. Inisiatif itu diambil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Sudah sepakat tadi malam, malahan wali murid dibuatkan surat perjanjianya. Namun saya jelaskan, dalam musibah seperti ini wali murid jangan mencari kesempatan mencari uang, yang ril-ril saja diganti,” ungkapnya.

Dari 21 murid yang memakan kaca akibat diajari mantara oleh oknum guru SD 2 Blangpegayon, 9 siswa sudah pulih dan sudah masuk kesekolah seperti biasanya, sedangkan selebihnya masih dalam perawatan dan pengawasan.

Anggota Komisi D DPRK Gayo Lues, Syamsul Alam menyatakan prihatin dengan kasus tersebut.

jika kepala Sekolah, oknum guru dan dari Dinas Pendidikan tidak pernah membesuk korban. Ia berharap Dinas Pendidikan segera menyelesaikan persoalan tersebut. “Kita berharap agar kedepan jagan lagi terjadi seperti ini, seharusnya guru tidak mengajarkan mantra seperti itu kepada murid,” harapnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *