,

Kapolres dan Jurnalis Bicara Pilkada Damai

TAPAKTUAN – Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK menegaskan pihaknya wajib bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tahun 2017, serta menjamin terlaksannya pesta demokrasi tersebut penuh kedamaian.
 
Penegasan itu disampaikan Kapolres AKBP Achmadi di hadapan wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) saat berkunjung ke Kantor PWI Aceh Selatan, Jalan Merdeka, Tapaktuan, Selasa, 11 Oktober 2016. Dalam kunjungan silaturrahmi tersebut, Kapolres turut didampingi Kabag Ops Kompol Masril dan Kapolsek Kota Tapaktuan, AKP Mustafa.
 
“Sesuai instruksi langsung dari Kapolri, seluruh jajaran kepolisian wajib netral dalam Pilkada, sehingga jika ditemukan ada oknum tertentu yang tidak netral di Aceh Selatan maka akan saya tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
 
Untuk itu Achmadi meminta dukungan semua dalam mengawal pesta demokrasi tersebut. Letak tofografi wilayah Aceh Selatan yang begitu luas, tidak mungkin pihaknya sanggup mengawal Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) berlangsung aman dan tertib, tanpa ada dukungan secara maksimal dari seluruh lapisan masyarakat.
 
“Meskipun sejauh ini kondisi Kamtibmas di Aceh Selatan sangat kondusif, namun kondisi tersebut perlu peran semua pihak untuk mempertahankannya menjadi lebih baik ke depannya,” pinta Kapolres.
 
Menurut dia, dalam rangka mengamankan pelaksanaan Pilkada tahun 2017, Polres Aceh Selatan akan menerjunkan personil sebanyak 400 orang. Meskipun diakuinya kekuatan personil tersebut masih mengalami kekurangan dari kebutuhan maksimal mencapai 1.200 orang, namun pihaknya mengupayakan akan mengoptimalkan kekuatan yang ada tersebut dengan cara pembagian peran dan tugas secara efektif dan efesien.
 
“Nanti sebanyak 400 personil baik berasal dari Polres Aceh Selatan dan Polsek-polsek akan diterjunkan ke desa-desa untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sedangkan yang bertugas untuk mengamankan pos-pos kepolisian di masing-masing kecamatan akan ditempatkan pasukan Brimob yang di-BKO-kan dari Polda Bengkulu sebanyak 100 orang,” jelasnya.
 
Achmadi juga meminta kepada masyarakat maupun pimpinan partai politik segera melaporkan bila ada potensi gangguan keamanan dan ancaman terkait Pilkada. “Jika ada tindakan intimidasi dan pengancaman yang diduga dilakukan oleh pihak tertentu, segera laporkan kepada kami, kami memastikan bahwa setiap laporan yang diterima tersebut akan kami tindaklanjuti demi terwujudnya Pilkada damai,” tegasnya.

Ketua PWI Aceh Selatan, Zulmas, mengapresiasi langkah Kapolres AKBP Achmadi beserta jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk menyempatkan diri berkunjung ke Kantor PWI. Ia menyambut baik ajakan Kapolres untuk secara bersama-sama membantu petugas menjaga kondisi Kamtibmas.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *