,

Kapolda dan Kompolnas Diminta Evaluasi Penyidik Polres

TAPAKTUAN – Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) diminta untuk mengevaluasi kinerja penyidik di Polres Aceh Selatan. Pasalnya, diduga ada rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi dalam kasus lahan terminal Tipe C Labuhanhaji.

Permintaan tersebut disampaikan Koordinator Solidaritas Independen Mahasiswa Anti Korupsi (SIMAK), Muzirul Qadhi, Minggu, 26 Februari 2017.

Menurutnya, indikasi kuat telah terjadinya kriminalisasi hukum dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan terminal tipe C Labuhanhaji tersebut terlihat jelas dari keterangan-keterangan para saksi saat berlangsungnya persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh selama ini.

Buktinya, kata Muzirul, dari 27 orang saksi yang sudah di dengarkan keterangannya di persidangan, tidak ada satu saksipun yang memberatkan terdakwa. Bahkan 7 orang diantaranya sudah mencabut keterangannya dalam BAP.

“Bahkan ada saksi yang keterangannya di depan persidangan tidak sesuai dan bertolak belakang dengan BAP kepolisian. Sehingga mengindikasikan adanya permainan dan rekayasa di dalam pembuatan BAP. Hal ini harus diperhatikan dan diharapkan menjadi pertimbangan dari pengambil keputusan yakni majelis hakim nantinya,” kata dia.

Pihaknya berharap, kasus yang menimpa Tio Achriyat tersebut hendaknya menjadi alasan kuat bagi pihak Kapolda Aceh dan Kompolnas agar dilakukan evaluasi terhadap penegak hukum di Aceh Selatan. [Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *