,

KAHMI Aceh Selatan Desak Polisi Bebaskan Sekjen HMI

TAPAKTUAN – Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh Selatan, Darwis Aziz, mendesak aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat segera membebaskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB HMI Pusat, Amijaya beserta sejumlah kader lainnya yang ditahan paska aksi bela Islam 4 November 2016.

Seharusnya, kata Darwis, jika memang kader HMI tersebut melakukan kesalahan saat menggelar aksi di depan Istana Negara, pihak polisi menangkap dan memproses yang bersangkutan saat itu juga.
 
“Namun yang terjadi kenapa setelah beberapa hari aksi selesai, pihak polisi baru melakukan penangkapan terhadap kader HMI. Kami mempertanyakan atas dasar apa langsung dilakukan penangkapan tanpa terlebih dulu dilakukan pemanggilan secara resmi kemudian diperiksa,” kritik Darwis Aziz di Tapaktuan, Rabu 9 November 2016.
 
Menurutnya, aksi bela Islam yang awalnya berlangsung damai namun berujung anarkis tersebut belum tentu dilakukan atau didalangi kader HMI. Sebab, ujarnya, aksi anarkis tersebut bisa saja dimotori oleh oknum provokator tertentu yang menyusup ke tengah-tengah ribuan massa yang sedang melakukan demonstrasi.
 
“Karena aksi bela Islam tersebut melibatkan ratusan ribu masyarakat, seharusnya butuh pembuktian dan fakta-fakta yang konkrit oleh pihak polisi sebelum melakukan tindakan tegas. Namun yang kita sesalkan adalah tanpa terlebih dulu dilakukan pemanggilan dan proses pemeriksaan, pihak polisi langsung melakukan penangkapan,” sesalnya.
 
Dia menilai, aksi penangkapan yang dilakukan secara tiba-tiba menjelang tengah malam terhadap Sekjen PB HMI Pusat di kantornya Senin, 7 November 2016 lalu, telah menggambarkan gaya pemerintahan sekarang ini seperti gaya pemerintahan zaman orde baru.
 
Selaku kader HMI yang sangat anti gaya orde baru, tegas Darwis Aziz, pihaknya menentang keras langkah penangkapan secara membabi buta terhadap kader HMI oleh pihak polisi Polda Metro Jaya. Sebab aksi penangkapan secara tiba-tiba seperti itu tak ubahnya seperti aksi penculikan zaman orde baru.

“Karena itu, kami mendesak Polda Metro Jaya segera membebaskan Sekjen PB HMI Pusat, Amijaya beserta sejumlah kader lainnya yang ditangkap Senin (7/11) lalu. Kami menghormati penegakan hukum yang dilakukan polisi, tapi hendaknya penegakan hukum tersebut berlangsung secara berwibawa dan beretika,” pungkasnya.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *