,

Kadisdik dan 30 Kepsek Rapat Kerja di Desa Paling Terpencil

BLANGKEJEREN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Gayo Lues, Muhammad Noh bersama 30 orang Kepala Sekolah SMP/sederajat mengunjunggi Lesten, desa paling terpencil di Kecamatan Pining negeri seribu bukit tersebut.

Selain bertujuan melakukan kunjungan, Kepala Sekolah tingkat SMP dan MTS Gayo Lues juga mengadakan Rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP MTS (MKSS) di Lesten, dan bermalam di bawah tenda yang dipasang oleh tim panitia.

“Dengan melihat kondisi sekolah dan kepala sekolah di Lesten, guru dan kepala sekolah yang bertugas di seputaran perkotaan harus lebih termotivasi dengan melihat desa Lesten, artinya harus tetap semangat dalam mengajar, karena guru di pedalaman saja tetap semangat,” ujar Muhammad Noh, Rabu, 30 Agustus 2017.

Dinas Pendidikan Gayo Lues juga memberikan bantuan buku tulis kepada siswa siswi SMP dan SD desa Lesten, dengan harapan supaya semangat anak Lesten untuk belajar tetap ada meskipun berada di dalam kawasan yang paling terpencil.

“Menuju desa Lesten tak main-main, bahkan bisa nyawa taruhanya, di kanan kiri jalan banyak sekali jurang yang dalam, bahkan kami saat pulang kemarin sempat terjebak lantaran sedang hujan, dan mobil-mobil harus ditarik supaya bisa lewat,” ujarnya.

Desa Lesten yang berada di dekat perbatasan Gayo Lues dengan Aceh Tamiang memang baru mendapat akses pembukaan jalan tahun 2016 silam, sedangkan sebelum itu, daerah yang terkenal penghasil ikan jurung itu hanya bisa dilintasi oleh jonder sejenis traktor pembajak lahan pertanian.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *