,

KADIN dan Golkar Bahas Realita Kekinian Aceh

BANDA ACEH – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh bersama Aceh of Education Research and Analysis (AREA) dan Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah I Sumatera Utara-Aceh, serta Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Rabu, 28 Desember 2016 membedah realita kekinian Aceh dalam seminar bertajuk Oulok Aceh 2017.

Seminar yang dibuka Ketua Umum KADIN Aceh, H Firmandez tersebut menyorot berbagai sektor pembangunan di Aceh yang dinilai masih timpang, mulai dari sektor pendidikan, dunia usaha, pertumbuhan ekonomi, hingga politik dan budaya.

Dalam sambutannya H Firmandez menilai, banyaknya dana otonomi khusus (Otsus) yang telah dikucurkan pemerintah pusat ke Aceh, belum dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan. Alokasi anggaran yang tidak tepat membuat pemanfaatan dana Otsus di Aceh seakan tidak berbekas.

“Dana Otsus Aceh sejak 2008 sudah mencapai Rp 50 triliun, namun kondisi Aceh masih seperti jalan di tempat. Dulu masa Gubernur Ibrahim Hasan dengan uang yang sedikit mampu membangun Aceh maju dan berkembang, Ibrahim Hasan bisa membebaskan rakit seluruh Aceh menggantikannya dengan pembangunan jembatan. Sekarang Aceh punya banyak dana tapi tidak membekas,” ujar H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, saat Aceh dipimpin oleh Plt Gubernur Azwar Abubakar sektor swasta di Aceh juga berkembang, karena ada kebijakan bahwa proyek di bawah Rp 2 miliar harus dikerjakan oleh pengusaha daerah. “Sekarang beda, semua dikelola oleh orang luar dengan bebas tanpa batas. Akibatnya pengusaha di Aceh jadi penonton saja,” lanjut H Firmandez.

Seminar yang dimoderatori oleh Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah I Sumatera Utara-Aceh DPP Golkar, Andi Sinulingga tersebut menghadirkan pemateri akademisi dan ekonomom dari Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Rustam Efendi, Rekror Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Prof Dr Farid Waydi Ibrahim MA, dan antropolog dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Teuku Kemal Fasya.

Seminar tersebut juga dihadiri oleh politisi senior Aceh dari PDIP Karimun Usman, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Aceh yang juga mantan Dirut Bank Aceh Syamsyunan Mahmud, Ketua KADIN Kota Banda Aceh Muntasir Hamid, utusan KADIN kabupaten/kota, serta beberapa pejabat SKPA dan SKPK.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *