,

KADIN Aceh Apresiasi Pembahasan Kembali APBA 2018

BANDA ACEH – Ketua Umum Kamar Dagang dan Indistri (KADIN) Aceh, H Firmandez mengapresiasi kesepakatan antara eksekutif dan legislatif Aceh yang melanjutkan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018. Ia berharap APBA 2018 bisa segera disahkan.

“Kita berharap bisa segera disahkan, karena ada hak kabupaten/kota dalam APBA tersebut. Jangan sampai kinerja pemerintahan terganggung, apa lagi pengelolaan dana otonomi khusus (Otsus) Aceh sudah dikelola oleh provinsi,” ujar H Firmandez.

Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh di DPR RI ini melanjutkan, pengesahan APBA yang tepat waktu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan dunia usaha di Aceh, karena sebagian besar proyek di Aceh masih bergantung pada anggaran daerah.

“Saya selaku Ketua Umum KADIN Aceh berulang kali membahas hal ini dengan Ketua Umum KADIN Indonesia Pak Rosan P Roeslani dalam berbagai kesempatan. Kita ingin KADIN bisa terus bersinergi dengan pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mengisi pembangunan berkelanjutan,” lanjut H Firmandez.

H Firmandez yang juga Ketua Joint Business Council (JBC) Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) ini menambahkan, pembahasan APBA 2018 tak boleh lagi stagnan, karena menyangkut dengan hajat hidup masyarakat dan pembangunan Aceh.

“Harus segera disahkan, meski sudah terlambat. Eksekutif dan legislatif di Aceh harus berpikir jernih untuk Aceh yang lebih baik. Kita harus menyadari bahwa kepentingan Aceh lebih besar, jangan lagi berpolemik,” harapnya.

H Firmandez menlanjutkan, keterlambatan pengesahan APBA 2018 ini akan berdampak pada serapan anggaran akhir tahun nanti. Pengalaman selama ini, setiap akhir tahuan anggaran selalu muncul Sila Lebih Pengunaan Anggaran (SiLPA) dari APBA.

“Paradigma berpikir kita harus berubah, seharusnya anggaran setiap tahun itu harus dihabiskan semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyat, bukan malah tersisa dalam jumlah besar. Anggaran sudah ada masa tidak bisa kita habiskan. Manajemen anggarannya yang harus diperbaiki, caranya tentu komunikasi eksekutif dan legislatif Aceh terlebih dulu yang harus dibetulkan. Dan kesepakatan kedua pihak untuk kembali melakukan pembahasan ini patut kita dorong dan apresiasi. Semoga APBA 2018 bisa segera disahkan,” pungkasnya.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *