,

Jurnalis Diminta Dukung Program Pelestarian KEL

BANDA ACEH – Para jurnalis di Aceh diminta untuk ikut mendukung pelestarian Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), melalui penyebarluasan informasi dan sosial kontrol.

Permintaan itu disampaikan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya pada Konfersensi Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Banda Aceh, Sabtu, 7 April 2018 di Banda Aceh.

“Kini saatnya para jurnalis Aceh menjalankan fungsinya untuk mendukung program-program pelestarian hutan melalui berita yang layak disampaikan ke publik, jika ada yang perlu dikritisi, silahkan menyampaikannya secara terbuka,” ujar Nova Iriansyah.

Nova Iriansyah merincikan, total luas KEL mencapai 2,6 juta hektar, terletak di dua Provinsi di Sumatera, dengan rincian, 385 hektar berada di Sumatera Utara, dan 2,25 juta hektar di Aceh. Sedikitnya ada 105 spesies mamalia, 382 spesies burung, dan 95 spesies reptil dan amfibi hidup di kawasan itu.

“KEL merupakan tempat terakhir di wilayah Asia Tenggara yang memiliki kualitas ideal untuk mempertahankan populasi spesies-spesies langka. Sumber daya alam yang ada di dalamnya sangat kaya, sehingga kerap digerogoti oleh orang- orang yang tidak bertanggungjawab,” lanjutnya.

Nova Iriansyah menambahkan, isu pelestarian KEL ini kerap mendapat perhatian dunia internasional, terutama dengan mencuatnya isu perubahan iklim. Salah satu yang mendapat perhatian itu adalah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang merupakan hutan konservasi yang lokasinya di tengah KEL itu sendiri.

TNGL ini sifatnya hutan konservasi dan harus bersih dari berbag ai ak ti v i tas ek nomi l ai nny a. U NE SCO tel ah menyatakan TNGL sebagai bagian dari Tropical Reinforest Heritage of Sumatera yang pelestariannya perlu mendapat perhati an duni a. Ti dak heran ji k a bany ak l embaga internasional yang tertarik mendukung Pemerintah aceh dalam pengelolaan KEL dan TNGL ini.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *