,

Jembatan Ambruk, Mobil Pengangkut Material Terjuang ke Sungai

BLANGKEJEREN – Mobil pengangkut material untuk proyek irigasi di Pining, Gayo Lues terjun ke sungai setelah lantai jembatan ambruk. Lantai jembatan yang terbuat dari kayu tidak sanggup menahan beban mobil pengangkut besi tersebut.

Abu Samah, warga Pining, Jumat, 29 Juli 2016 mengatakan, jembatan yang dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues itu sudah pernah dilakukan perbaikan, seperti menganti lantai jembatan yang terbuat dari kayu balok, tetapi karena telah dimakan usia, jembatan itu ambruk karena tidak sanggup menahan beban mobil yang bermuatan besi.

“Akibat jembatan itu ambruk, warga yang hendak melintas terpaksa menyembrang sungai, baik warga yang hendak menuju pusat kecamatan maupun menuju ibu kota kabupaten, begitu juga dengan anak sekolah, terpaksa menyebrang sungai dulu baru bisa sampai ke sekolah,” katanya.

Ambruknya jembatan itu kata Abu Samah sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, dan pihak terkait dari kabupaten juga telah meninjau, namun hingga kini jembatan yang ambruk belum diperbaiki.

“Kami selaku warga berharap agar Pemkab Gayo Lues membongkar jembatan yang sekarang, dan membangun dengan jembatan permanen, supaya tahan lama dan bisa dinikmati warga dengan waktu yang lama, sebab jika terus membangun dari kayu, maka resikonya akan sangat besar terhadap orang yang melintasinya,” harapnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *