,

Jelang Ramadhan, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi

BANDA ACEH – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan bekerjasama dengan Bulog Divisi Regional I Aceh menyelenggarakan pasar murah di empat lokasi.

Pasar murah pertama digelar, Selasa, 8 Mei 2018 di depan Taman Makam Pahlawan, Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturahman. Besok, Rabu, 9 Mei 2018 akan digelar di halaman kantor camat Meuraxa, sehari kemudian berlanjut ke halaman Masjid Baitussalihin Kecamatan Uleekareng. Sementara pada hari Jumat dan Sabtu, 11 dan 12 Mei 2018 pasar murah akan digelar di depan kantor Keuchik Peunayong.

Pasar murah di lokasi pertama yakni di Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Iskandar, Selasa, 8 Mei 2018.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh T Iwan Kesuma mengatakan pasar murah tersebut digelar di empat kecamatan mulai hari ini hingga Sabtu (12/5) mendatang.

“Adapun komoditi yang kita jual dengan harga subsidi yakni Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Telur Ayam, dan Beras. Subsidi atau potongan yang kita berikan Rp 1.500 per Kg untuk Gula Pasir, Minyak Goreng, dan Tepung Terigu dari harga pasar, dan Rp 200 untuk Telur Ayam per butirnya. Total subsidi yang kita kucurkan dalam pasar murah ini sebesar Rp 160 juta,” ungkapnya.

“Setelah disubsidi, Gula Pasir kita jual Rp 10.500/Kg, Minyak Goreng Rp 25 ribu/dua liter, Tepung Terigu Rp 6.500/Kg, dan Telur Ayam Rp 32 ribu/papannya. Sementara Beras tersedia dua varian yakni medium dan premium. Untuk Beras medium ukuran sak 5 Kg Rp 46 ribu dan 15 Kg Rp 140 ribu. Beras premium kita jual Rp 55 ribu/sak ukuran 5 Kg,” rincinya.

Menurutnya, kegiatan rutin pihaknya ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang bias terjadi menjelang bulan puasa. “Dan yang terpenting membantu masyarakat kita yang kurang mampu untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Sementara itu, Iskandar yang pada kesempatan itu mewakili wali kota mengharapkan agar masyarakat khusunya kaum ibu untuk tidak memborong Sembako di pasar murah.

“Kita batasi pembeliannya agar semua dapat kesempatan. Stoknya insyaallah cukup, dan mohon juga antri yang tertib agar mudah dilayani oleh petugas kita. Semoga dengan adanya pasar murah ini dapat menekan laju inflasi menjelang Ramadan dan lebaran yang tentu tidak baik bagi perekonomian kota kita. Semoga pula dapat bermanfaat kepada masyarakat kita terutama kalangan menengah ke bawah,” katanya.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *