,

Jaksa Terima SPDP Kasus Perambahan Hutan Lindung

TAPAKTUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan perambahan hutan lindung, di kawasan Gunung Jambo Batee, Gampong Jambo Papeun, Kecamatan Meukek dari penyidik Polres setempat.

Kajari Aceh Selatan, Munif SH melalui Kasie Intelijen, Ridwan Gaos Natasukmana SH mengatakan, SPDP Nomor : 49/X/2017/Reskrim tertanggal 3 Oktober 2017 tersebut diterima pihak Kejari setempat pada tanggal 5 Oktober 2017 lalu.

“Benar, Kejari Aceh Selatan telah menerima SPDP untuk kasus dugaan perambahan hutan lindung di Kecamatan Meukek dari penyidik Reskrim Polres,” kata Ridwan saat ditanyai wartawan di Tapaktuan, Selasa, 10 Oktober 2917.

Berdasarkan SPDP yang telah diterima tersebut, sambung Ridwan, penyidik Reskrim Polres Aceh Selatan telah menetapkan satu orang tersangka berinisial H warga Gampong Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur selaku operator beko.

Atas perbuatannya, penyidik Polres Aceh Selatan menjerat tersangka dengan pasal 50 ayat 3 huruf (a) dan huruf (b) UU Nomor : 41 tahun 1999 tentang kehutanan jo pasal 92 ayat 1 huruf (a) UU Nomor : 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Dengan telah diterimanya SPDP tersebut, Kajari Aceh Selatan, Munif SH juga telah menunjuk tim jaksa peneliti untuk mengikuti perkembangan hasil penyidikan yang sedang dilakukan pihak penyidik Polres,” pungkas Ridwan.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *