,

Isu Ganja Warnai Debat Kandidat Calon Bupati Gayo Lues

BLANGKEJEREN – Isu narkoba masih menjadi “jualan” tiga pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Gayo Lues periode 2017-202 dalam debat kandidat di Bale Musara, Sabtu, 14 Januari 2016.

Dewasa ini Gayo Lues merupakan salah satu daerah lumbung ganja di Aceh. Tumbuhan haram dengan nama latin canibas sativa tersebut sering diseludupkan ke luar daerah, terutama Medan dan Jakarta. Generasi muda di Negeri Seribu Bukit tersebut juga banyak yang terjerumus dan menjadi pengguna barang haram tersebut.

Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati nomor urut 1 H Adam dan Iskandar menjanjikan bila pihaknya terpilih memimpin daerah tesrebut, akan mengupayakan pemeberantasan narkoba dengan cara-cara sederhana tanpa harus banyak mengeluarkan anggaran seperti yang selama ini dilakukan.

“Kejahatan sering terjadi akibat narkoba, dan kami akan berupaya mengadakan sosialisasi ke desa-desa, menjadikan petani ganja beralih menjadi petani tanaman lain seperti serai wangi, nilam dan tanaman yang bisa menghasilkan lainya,” katanya.

Sementara pasangan nomor urut dua H Abdul Rasyad dan Rajab Marwan menyatakan jika pihaknya terpilih akan meningkatkan anggaran untuk pemberantasan peredaran gelap narkoba dan dat adiktif lainnya.

“Kami akan berusaha melakukan perluasan lapangan kerja untuk menguranggi pengangguran, memberikan inovasi dan motivasi pada masyarakat, serta akan mensosialisasikan bahaya narkoba dan menambah anggaran pihak keamanan, sehingga kedepanya masyarakat Gayo Lues menjadi bertaqwa, sejahtra dan terhindar dari narkoba,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan pasangan nomor urut tiga HM Amru dan Said Sani. Pihaknya akan melakukan tes urine secara berkala pihak-pihak yang diduga mengkonsumsi narkoba, serta melakukan penindakan.

“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa tebang pilih, dan menyangkut narkoba, ganja merupakan musuh agama Islam dan musuh kita semua, untuk menghindarinya dan mengetahui siapa-siapa saja yang mengkonsumsi narkoba, maka harus dilakukan tes urine,” katanya.

Debat kandidat yang dilakukan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues tersebut dikawal oleh seratusan polisi. Untuk menghindari terjadinya bentrok antar pendukung calon, polisi memeriksa setiap orang yang masuk ke Bale Musara tempat debat digelar.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *