,

Irwandi Yusuf: Proyek IPAL Kecelakaan Sejarah

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menilai proyek Istalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande, Kota Banda Aceh sebagai sebuah kecelakaan sejarah karena dibangun di atas lahan situs sejarah Kerajaan Aceh yang berisi makam para raja-raja dan ulama Aceh tempo dulu.

“Terkait dengan IPAL saya tidak sependapat, jadi kita sarankan untuk dipindahkan ke lokasi lain, dan situs itu dipugar. Pelaksanaan proyek IPAL di sana merupakan sebuah kecelakaan sejarah,” kata Irwandi Yusuf.

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf dalam pertemuan dengan Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta, Senin, 23 Oktober 2017 di Ruang Potensi lantai 3 Kantor Gubenrnur Aceh.

Dalam pertemuan dengan tim dari DPR RI tersebut juga dibahas berbagai isu potensial lainnya terkait pelaksanaan otonomi khusus di Aceh, dintarnya pemanfaatan dana Otsus di Aceh, pembentukan struktur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, serta penyempurnaan Badan Pengelola Minyak dan Gas Aceh (BPMA), serta berbagai isu strategis lainnya.

Dari DPR RI hadir dalam pertemuan tersebut Fadli Zon sebagai ketua tim, H Firmandez sebagai Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh, serta M Nasir Djamil (PKS), Irmawan (PKB) Rufinus Hotmaulana Hutauruk (Hanura) dan Fadhlullah (Gerinda) anggota tim.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *