Irigasi Cempa Ambruk, Puluhan Hektar Sawah Kekeringan

0
20

BLANGKEJEREN – Irigasi yang Cempa yang mengairi tiga desa di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues ambruk dihantam air sungai pasca musim penghujan ini, akibatnya, puluhan hektar sawah menjadi kering dan terancam gagal tanam.

Kepala Desa Sepang, Junaidi, Rabu, 26 Desember 2018 membenarkan perihal tersebut, katanya, Irigasi yang ambruk itu berada di daerah desa Cempa yang mengaliri persawahan warga desa Sepang, Penampaan dan juga Cempa. Kondisinya saat ini sangat memprihatinkan lantaran air sudah tidak masuk ke areal perasawahan.

“Irigasi itu sudah lama dibangun, dan tahun ini juga ada penambahan paritnya di bagian hilir, tapi yang menjadi masalah sekarang hulu irigasinya yang ambruk,” katanya.

Junaidi berharap Pemerintah Kabupaten Gayo Lues segera meninjau lokasi ambruknya irigasi tersebut, sehingga bisa dilakukan perbaikan dan masyarakat bisa kembali bersawah seperti biasanya.

Sementara itu Camat Blangkejeren, Said Idris Wintareza menjelaskan, masalah irigasi ambruk itu akan dilaporkanya kepada Bupati Gayo Lues, dan masalah penanganan ataupun perbaikan harus terlebih dahulu ditinjau oleh pihak dinas terkait.

“Saya sudah melihat kondisi irigasi yang ambruk itu, dan sudah menayakan kepada kepala desa, kalau akibat irigasi rusak itu tidak ada sawah warga yang gagal panen, hanya saja warga kesulitan mengolah tanah untuk bercocok tanam jika airnya tidak segera masuk,” katanya.

Namun, kata Wintareza perbaikan irigasi itu butuh waktu lama, satu-satunya solusi agar sawah warga teraliri air lagi adalah dengan warga untuk bergotong royong, agar air bisa kemnali masuk ke areal persawahan.[win porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here