,

Inspektorat Temukan Ratusan Paket Bansos 2012 Tak Disalurkan

IDI – Inspektorat Kabupaten Aceh Timur, Selasa, 24 April 2018 pagi, berhasil mengamankan ratusan paket bantuan sosial tahun anggaran 2012 yang tidak disalurkan oleh Dinas Sosial kabupaten setempat. Barang tersebut diamankan dalam gedung Kelompok Latihan Kerja (KLK) Kabupaten Aceh Timur, di Kota Langsa.

Paket barang bantuan Dinas Sosial anggaran tahun 2012, berupa 150 lembar sajadah panjang, 20 unit mesin genset, 20 unit mesin pemotong rumput dan ratusan lembar sajadah kecil, kondisinya terlihat mulai rusak, ratusan sajadah pendek juga terlihat rusak berlumpur seperti sarang rayab.

Kepala Inspektorat Kabuapaten Aceh Timur, Muhammad SH mengungkapkan, setelah pihaknya menerima informasi tetang adanya barang bantuan tersebut, pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Timur mengerahkan puluhan pegawainya untuk mengamankan barang tersebut agar barang bantuan tersebut tidak hilang atau rusak begitu saja.

“Sejak pagi tadi, puluhan pegawai kita dengan menggunakan satu unit truk colt diesel dan satu unit mobil double cabin berhasil mengangkut barang-barang bantuan tersebut dari gedung KLK Aceh Timur yang berada di Kota Langsa ke Kantor Inspektorat Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur di Idi Rayeuk,” kata Muhammad.

Muhammad membenarkan, bahwa barang tersebut adalah barang bantuan Dinas Sosial tahun anggaran 2012 yang tidak disalurkan oleh Dinas Sosial kepada dayah, masjid atau menasah dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur yang membutuhkan bantuan tersebut. “Berita acara pengamanan barang bantuan ini telah kita laporkan kepada Bupati Aceh Timur,” ujar Muhammad.

Ketika ditanya berapa anggaran negara yang diperuntukkan untuk barang bantuan tahun 2012 itu. Muhammad menjawab, pihaknya tidak mengetahui jumlah anggaran proyek tersebut. “Terkiat jumlahnya anggaran yang diperuntukkan untuk proyek barang bantuan anggaran tahun 2012 itu, saya tidak tahu persis, karena Dipa proyek tersebut ada di Dinas Sosial. Kita hari ini hanya mengamankan agar barang tersebut tidak hilang, seperti sajadah masih ada yang bagus dan dapat disalurkan lagi kepada dayah atau masjid yang membutuhkan, “ jawab Muhammad.

Kabid Pemberdayaan Bantuan Sosial yang menjabat pada tahun 2012, Agus Budiman, membenarkan barang batuan tersebut bersumber dari anggaran 2012, dan sebahagian barang tersebut telah disalurkan pihaknya kepada penenerima pada tahun 2012.

“Karena tidak ada proposal yang masuk dari masyarakat, maka yang lainnya belum tersalurkan, dan tersimpan di gudang KLK Aceh Timur di Kota Langsa,” jelas Agus Budiman.[II]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *