,

Ini 3 Tuntutan Penambang Minyak Tradisional di Aceh Timur

IDI – Salah satu perwakilan pengunjuk rasa dari para penmbang minyak tradisional di Aceh Timur, Saifullah alias Pon Kleng, menyampaikan tiga tuntitan mereka di depan Ferkompimda Aceh Timur mengatakan.

Ketiga tuntutan tersebut adalah, pertama meminta pemerintah menetapkan peristiwa semburan minyak dan terbakarnya sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih beberapa waktu lalu itu sebagai bencana daerah. Bencana tesebut menewaskan 23 orang dan puluhan luka bakar.

Kedua, meminta pihak Kepolisian membebaskan para tersangka pengangkut minyak mentah dan tersangka yang ditangkap di balik musibah itu, untuk segera di bebaskan, termasuk tersangka yang ditangkap di Polres Kota Langsa. Ketiga para pendemo meminta Pemerintah untuk dapat memcari solusi, agar tambang minyak illegal di daerah itu bisa melanjutkan operasional seperti biasanya.

“Mengingat selama ini 3000 kepala keluarga di Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur dan sekitarnya bergantung hidup dari hasil penambangan minyak secara tradisional di daerah itu. Dalam hal ini Pemerintah harus segera mencari solusi, agar masyarakat di sana tidak menganggur, dan dapat mengakibatkan meningkatanya angka kriminalitas,” ujar Pon Kleng.

Hal senda juga disampaikan oleh perwakilan pendemo lainnya, pada intinya mereka meminta Pemerintah Aceh Timur untuk segera mencari solusi, agar masyarakat dapat melanjutkan penambangan minyak sebagai mata pencarian mereka. Sementara itu, Bupati Aceh Timur, pada kesempatan itu menjawab, bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Gubernur Aceh, pihak BPMA, SKK Migas dan Menteri ESDM untuk mencari solusi dan regulasi terhadap persoalan tersebut.

“Kami sangat memahami semua keluahan warga, lokasi dan rakyat yang bekerja adalah tanggungjawab kami selaku Pemerintah Aceh Timur, tetapi kewenangan untuk memutuskan tetang regulasi tambang minyak illegal menjadi legal, ini bukan wewenang kami. Karena di Kabupaten Aceh Timur, tidak ada Dinas pertambangan, BPMA dan yang berwenang terahadap penambangan minyak. Jadi saya harapkan kepada masyarakat untuk bersabar kita akan berkoordinasi dengan pimpinan dan pihak terkait lainya,” kata Bupati Aceh Timur kepada perwakilan para pendemo.[II]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *