,

Hutan Lindung di Kaki Gunung Leuser Diperjualbelikan

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian menemukan adanya kasus jual beli lahan di kaki Gunung Leuser, di kawasan Kecamatan Pining, Gayo Lues. Lahan tersebut sudah disertifikasi oleh warga, sehingga bisa dijual. Polisi menduga, hal itu terjadi karena kelalaian pihak kantor pertanahan setempat.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, Senin, 9 April 2018 megatakan, penyelidikan kasus hutan lindung yang diterbitkan sertifikatnya itu hingga diperjual belikan bermula pada Kamis tanggal 25 Oktober 2017.

Saat itu, pihak Satreskrim Polres Gayo Lues bersama LSM FKL dan KPH Wilayah III Langsa menggelar patroli, dan menemukan sejumlah warga sedang menggarap lahan di hutan lindung.

“Ada masyarakat yang berinisial S, R dan anggotanya sedang menggarap lahan serta membelah kayu yang sudah tumbang untuk ditanami kopi dan serai wangi, kemudian ada lagi warga yang berinisial SM dan R beralasan bahwa mereka megerjakan lahan itu karena sudah memiliki sertifikat hak milik,” ungkapnya.

Berawal dari penemuan itu, pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh, hasilnya, penerbitan sertifikat hak milik warga itu dibuat akibat adanya kelalaian yang dilakukan pejabat Kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues yang mengakibatkan penggunaan lahan hutan dan pengrusakan hutan.

“Kemudian pada tanggal 6 April 2018 diterbitkan laporan polisi tentang memperjual belikan lahan dalam kawasan hutan, dan pejabat yang lalai dalam melaksanakan tugas dari UU RI No 18 Tahun 2013. Dalam hal ini sebagai terlapor adalah Pejabat Kantor Pertanahan Gayo Lues, sedangkan sebagai korban adalah negara,” jelasnya.

Meski kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan, pihak kepolisian masih belum menetapkan siapa-siapa saja sebagai tersangka. “Kami meghimbau kepada seluruh masyarakat Gayo Lues yang memiliki sertifikat tanah di kawasan hutan desa Gajah agar segera melapor ke pihak Kepolisian, supaya bisa segera diusut,” himbauanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *