, ,

Hukum Adat Cederai Hukum Jinayah

BLANGKEJEREN – Penegakan syariat Islam di Kabupaten Gayo Lues tidak berjalan maksimal. Banyak pelaku khalwat (mesum) yang ditangkap kemudian diselesaikan secara adat. Padahal dalam hukum jinayah, pelaku khalwat dan mesum harus dicambuk di depan umum sesuai dengan hasil persidangan.

Teuku Ramli, warga Gayo Lues, Jumat, 13 Mei 2016 mengungkapkan, selama ini banyak terdegar isu di kampung-kampung bahwa muda mudi yang dinikahkan sudah terlebih dahulu ditangkap Satpol PP dan WH saat berdua-duaan di tempat sepi.

“Agar hukum jinayah bisa benar-benar ditegakan, seharusnya yang telah melanggar dan memenuhi syarat untuk dibawa kepersidangan, itu dihukum cambuk sesuai dengan ketentuan, sehingga kedepan tidak ada pernikahan karena terpaksa,” katanya.

Ramli melanjutkan, bila pernikahan terjadi setelah dilakukan penangkapan oleh Satpol PP dan WH, kebanyakan rumah tangga tidak bertahan lama, apa lagi yang dinikahkan tersebut merupakan anak di bawah umur, sudah pasti tidak bisa menafkahi istrinya.

“Dari pada hanya menikah sebentar saja, menurut saya alangkan baiknya ditegakan hukum jinayah, bagi pelanggar muda dan mudi dibina dan dicambuk jika sudah memenuhi suyarat, jagan kita paksakan dikembalikan ke hukum adat yang nantinya bisa menambah daftar janda dan duda muda,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Satpol PP dan WH Gayo Lues, Jus Malayara Senye mengatakan tidak bisa semua kasus diselesaikan secara adat, apa lagi kasus tersebut sudah memenuhi unsur untuk hukuman cambuk di depan umum, begitu juga dengan para pelanggar sangat tergantung dengan umurnya.

“Kalau memang dia muda mudi masih dibawah umur ditangkap di tegah kegelapan berdua-duan, itu kita lihat dulu, sudah sejauh mana perbuatan mereka, kalau memang belum ada perbuatan mesumnya, itu kami upayakan dulu pembinaan, dan selama saya menjabat Kasat Pol PP dan WH sangat jarang kami kembalikan kasus ke hukum adat,” katanya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *