,

Hitay Holding Lirik Geothermal Gunong Geureudong

BANDA ACEH – Hitay Holding tertarik untuk mengelola energy panas bumi (geothermal) di Gunong Geureudung, Bener Meriah. Perusahaan asal Turki tersebut menawarkan investasi senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13triliun untuk menggarap proyek Geothermal sebesar 220 megawat.

Saat ini Hitay Holding masih tengah menunggu pengumuman pemenang tender dari Kementerian Energi Sumber Daya Minelar (ESDM). Selain Hitay, tender tersebut juga diikuti oleh perusahaan asal Cina, KS ORKA.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Gubernur Aceh dengan Chairman Hitay Holding, Mehmet Emin Hitay, Senin, 2 April 2018 di Banda Aceh. “Insya Alah kita akan segera menggarap proyek tersebut. Kita tender 160 megawat, tapi kemungkinan potensi geothermal di Gunong Geurudong mencapai 220 megawat, jadi total investasi yang akan kita lakukan sekitar 1 Milyar Dollar,” ujar Mehmet.

Mehmet mengatakan, pihaknya sudah empat kali datang ke Aceh untuk membahas rencana investasi proyek Goethermal Gunong Geurudong. Ia berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Aceh kepada Hitay Holding.

Pihak Hitay nantinya akan melakukan pengeboran 6 sumur untuk mendapatkan sumber energi geothermal dalam jangka waktu dua tahun. Mehmet yakin, Gunong Geurudong mempunyai potensi energi yang sangat besar dan merupakan prospek investasi yang sangat menguntungkan untuk Hitay Holding serta bagi dunia investasi di Aceh.

Dalam pertemuan itu Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga menawarkan berbagai peluang investasi lainnya. Di antaranya, investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, investasi dalam bidang perikanan, pertanian serta pariwisata. Irwandi juga meminta Mehmet mengajak investor lainnya di Turki untuk berinvestasi di Aceh dalam berbagai bidang.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *