,

Harga Minyak Serai Wangi tak Tergantung Dolar

BLANGKEJEREN – Harga minyak serai wangi (atsiri) Gayo Lues kini sedikit menurun. Meski demikian, harga jual tidak tergantung pada turun naikknya US dolar. Petani mengharap pemerintah mengundang investor agar harga tidak dipermainkan agen.

Kamarudin, petani serai wangi di Gayo Lues, Selasa, 19 Januari 2916 meminta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan Pemerintah Aceh mencari solusi agar minyak serai wangi bisa langsung diekspor, untuk menghindari permainan harga oleh pengusaha luar Aceh dan agen penampung.

“Minyak serai wangi inikan barang ekspor, seharusnya saat dolar naik harganya ikut naik, tapi selama ini tidak demikian, karena harga jual dipermainkan oleh penampung dari luar. Pemerintah harus turun tangan agar adanya standar harga,” pintanya.

Hal yang sama disampaikan Roni, salah seorang penampung minyak serai wangi di Blangkejeren. Tidak adanya standar harga minyak bahan baku parfum tersebut menurut Roni dikarenakan harga jual ditentukan oleh penampung dari luar Aceh.

Saat ini kata Roni, harga minyak serai jika dibeli dari penampung harganya kini Rp153 ribu perkilogram. Naik Rp3.000 dari harga sebelumnya. “Harga itu sudah sesuai dengan tingkat kesulitan penyulingan karena dalam satu hari bisa dihasilkan petani hingga 5 kilogram minyak serai wangi,” jelasnya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *