Saturday, January 18, 2020

Harga Minyak Serai Wangi Kembali Anjlok

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BLANGKEJEREN – Harga minyak serai wangi di Kabupaten Gayo Lues kembali anjlok, harga yang dibeli agen penampung saat ini hanya Rp 150 ribu hingga Rp 170 ribu per kilogram.

Rusman petani sere wangi di Kecamatan Blangkejeren, Rabu, 14 Agustus 2019 mengatakan, anjloknya harga minyak serai wangi membuat para petani lesu memanen serai wangi, di samping tidak mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan pekerjaan, kebanyakan petani serai wangi mengalami rugi.

“Jika harga di bawah Rp 200 ribu per kilogram, kebanyakan petani rugi, terkecuali petani serai wangi memiliki kayu bakar, memanen sendiri dan segala proses penyulingan juga dilakukan sendiri, itu bisa saja dapat untung yang sedikit, tapi kalau semua proses diupahkan, itu petani hanya rugi,” katanya.

Beberapa bulan lalu kata Rusman, harga minyak serai wangi sempat mencapai Rp 300 ribu per kilogram, kemudian turun menjadi Rp 180 ribu, kemudian sempat naik menjadi Rp 215 ribu. Kini anjlok lagi menjadi Rp 150 ribu per kilogram.

Rusman berharap pemerintah daerah segera bertindak untu memulihkan atau menstabilkan harga minyak serai wangi, sehingga para petani tidak mengalami kerugian yang berkelanjutan.

Mansyur agen penampung minyak serai wangi di Kecamatan Kutepanjang membenarkan harga minyak serai wangi yang dibelinya saat ini hanya Rp 170 ribu per kilogram, salah satu alasanya adalah tidak adanya permintaan dari penampung di Medan, Sumatera Utara.

“Saat ini kami hanya membeli minyak serai wangi dari petani saja, sedangkan kami belum bisa menjualnya kepada Toke Medan, mereka belum meminta barang, jadi kamipun merasa was-was juga kalau seandainya dalam waktu yang lama minyak serai wangi ini tidak terjual,” katanya.

Dalam waktu satu minggu kata Mansyur, petani membawa minyak serai wangi ke tokonya tidak kurang dari 2 ton, jumlah itu yang paling sedikit jika dibandingkan dengan yang dibeli empat agen penampung lainya di Kecamatan Kota Panjang.

“Solusi yang bagus menurut saya, petani serai wangi jangan hanya berpangku tangan kesatu komoditi, tetapi tanam juga komoditi lain, sehingga saat harga anjlok masih ada penghasilan dari komoditi lain, karena harga barang sangat bergantung hukum pasar, saat barang banyak harga akan turun, dan saat barang sedikit harganya melonjak,” sarannya. [Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...