,

Harga Daging di Aceh Selatan Sampai Rp200.000/Kg

TAPAKTUAN – Harga daging kerbau dan sapi pada hari “meugang” di Kabupaten Aceh Selatan, mencapai Rp200.000/Kg. Angka ini mengalami lonjakan sangat drastis dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya berkisar Rp180.000/Kg.

Di pasar Inpres Tapaktuan, ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, Senin, 14 Mei 2018 meskipun harga daging mengalami lonjakan, konsumen tetap membeli daging untuk persiapan hari makan-makan yang akan berlangsung pada hari Rabu, 16 Mei 2018 sebelum masuknya bulan puasa pada Kamis, 17 Mei 2018.

Irwan, salah seorang pedagang mengatakan tingginya harga daging pada hari “meugang” bulan puasa tahun 2018 ini disebabkan karena stok kerbau dan sapi sangat minim di Aceh Selatan sementara permintaan daging meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan daging tersebut, para pedagang harus mendatangkan kerbau dan sapi dari luar daerah.

“Di Aceh Selatan minim stok kerbau dan sapi, untuk memenuhi kebutuhan daging menyambut bulan puasa tahun ini para pedagang harus mendatangkan kerbau dan sapi dari luar daerah. Sementara harga kerbau dan sapi sekarang ini pun telah melonjak naik yakni berkisar Rp 25 juta sampai Rp 30 juta/ekor,” jelasnya.

Kondisi berbeda justru terjadi dibeberapa kecamatan lainnya dalam wilayah Aceh Selatan. Seperti di Labuhanhaji Raya, harga daging kerbau justru masih bertahan Rp 180.000/kg dan daging sapi Rp 170.000/kg. Stabilnya harga daging di wilayah tersebut tidak terlepas dari cukupnya pasokan kerbau dan sapi dari Kabupaten Simeulue. Puluhan kerbau dan sapi asal pulau sinabang tersebut diangkut menggunakan kapal feri via pelabuhan penyeberangan Labuhanhaji, Aceh Selatan.

“Harga daging kerbau dan sapi di wilayah Labuhanhaji Raya masih stabil sama seperti tahun lalu yakni Rp 180.000/kg untuk daging kerbau dan Rp 170.000/kg untuk daging sapi,” sebut Ridwan, salah seorang warga setempat.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *