,

H Firmandez Temui Kapolres Aceh Utara Dukung Penindakan LGBT

LHOKSEUMAWE – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez, Kamis, 1 Februari 2018 menjumpai langsung Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata alias Untung Sangaji di Mapolres Aceh Utara untuk menyampaikan dukungannya terhadap tindakan tegas pemberantasan lesbian gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Aceh 2 ini datang bersama sejulah kader muda Golkar Aceh dari Barisan Beringin. H Firmandez mengatakan, tindakan tegas Untung Sangaji dalam melakukan penertiban waria di Aceh Utara harus didukung semua pihak, karena sesuai dengan semangat penegakan syariat Islam di Aceh.

“Saya apresiasi dan dukung sepenuhnya penertiban waria yang dilakukan Pak Untung Sangaji. Makanya saya datangi khusus beliau untuk menyampaikan dukungan secara langsung. Ini juga bagian dari ruh penegakan syariat Islam di Aceh. Ulama dan umara serta berbagai elemen masyarakat juga mendukungnya,” jelas H Firmandez.

H Firmandez melanjutkan di awal-awal masa tugasnya, Untung Sangaji juga melakukan banyak tindakan yang positif untuk Aceh Utara, mulai dari memobilisasi personelnya untuk membersihkan dan penanaman pohon di Pantai Bantayan, membersihkan kota Lhoksukon, hingga penangganan banjir Keureutoe.

“Tindakan-tindakan yang baik memang sudah sepatutnya kita dukung. Apalagi soal waria tadi, Pak Untung Sangaji membina mereka untuk kembali menjadi lelaki sejati. Tindakan seperti ini bukan hanya membuat waria itu jadi be a man, tapi membantu negara dalam pemberdayaan kembali waria tersebut menjadi lelaki sejati,” lanjut H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, ketika pembangunan proyek bendungan Keureutoe bermasalah dan sempat terhenti, Untung Sangaji juga punya peran besar dalam memecahkan persoalan dengan mendatangi masyarakat setempat, sehingga pengerjaan proyek nasional tersebut bisa dilanjutkan kembali.

“Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan, saya juga mengapresiasikan tindakan dan pendekatan persuasif yang dilakukan Untung Sangaji terhadap masyarakat di sekitar proyek itu, sehingga proyek bendungan Keureutoe bisa dilanjutkan,” tegas H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, Untung Sangaji juga sosok perwira polisi yang berani berbuat, tanpa neko-neko. Hal itu dibuktikannya saat baku tembak dengan kelompok teroris di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016 lalu.

“Beliau bisa mengatasi dan melumpuhkan kelompok teroris tersebut dalam waktu yang singkat. Bahkan peristiwa ini dipuji berbagai kalangan dari dalam luar negeri. Beliau ini polisi yang berkarakter. Jadi kita wajib mendukungnya. Apa lagi terkait penegakan syariat Islam di Aceh,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *