,

H Firmandez Surati Menteri ESDM Terkait BBM Satu Harga di Aceh

JAKARTA – Koodinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, terkait penerapan bahan bakar minyak (BBM) satu harga di daerah terluar terdepan dan terdalam di Provinsi Aceh.

Dalam suratnya tersebut, H Firmandez meminta Kementerian ESDM memberlakukan kebijakan BBM satu harga di Pulau Simeulue, Sabang dan beberapa daerah yang masuk kategori 3T di Aceh.

“Ini juga untuk wmewujudkan kedaulatan energi dan keadilan dalam memperoleh BBM yang sama dengan daerah lain, agar terwujudkan pembangunan ekonomi masyarakat di daerah 3T tersebut,” jelas H Firmandez, Jumat, 17 Agustus 2018.


Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga (DPP) Golkar ini melanjutkan, salah satu butir nawa cita pemerintah adalah membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah, salah satunya melalui penerapan BBM satu harga. Karena itu ia minta kebijakan BBM satu harga tersebut juga diterapkan di Aceh.

“Ini amanah Undang-undang No.22 tahun 2001 pasal 8 ayat 2 yang menegasan bahwa pemerintah wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM yang merupakan komoditas vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Meski demikian, H Firmandez mengapresiasi Kementerian ESDM dalam kerja-kerja mewujudkan kedaulatan energi tersebut. Dirinya akan terus mendorong Kementeran ESDM demi terwujudnya keadilan sosial bagi masyarakat dalam hal mendapatkan BBM yang sama dengan daerah lain.

“Pemberlakukan BBM satu harga harus dilakukan secara merata di setiap wilayah 3T di berbagai daerah. Makanya saya ajukan ke Kementerian ESDM agar lokasi-lokasi terluar dan terdalam di Provinsi Aceh agar bisa juga diterapkan BBM satu harga. Kita harap Kementerian ESDM bisa menyetujuinya,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *