H Firmandez: Sosialisasi Empat Pilar Tumbuhkan Nasionalisme Kebangsaan Bagi Generasi Milenial

0
109

LHOKSEUMAWE – Sosialisasi empat pilar kebangsaan digelar untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda, tak terkecuali bagi generasi milinial. Empat pilar yang disosialisasi tersebut meliputi tentan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 juga melakukan sosialisasi tersebut, setiap melakukan reses atau kunjungan ke daerah pemilihannya. Kepada peserta sosialisasi juga dibagikan sertifikat dan buku empat pilar kebangsaan.

Seperti dilaksanakan baru-baru ini di Hotel Harun Square, Kota Lhokseumawe, sosialisasi empat pilar yang dilaksanakan oleh H Firmandez tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserat dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya H Firmandez menjelaskan, sosialisasi empat pilar kebangsaan dilakukan bertujuan untuk, memasyarakatkan ketetapan MPR, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan bhinneka tunggal ika.

β€œSosialisasi ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah, terkait dengan pelaksanaan undang-undang dasar 1945 dan pilar-pilar kebangsaan lainnya, melalui dengar pendapat langsung dengan konstituen di daerah pemilihan,” jelas H Firmandez.

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini menambahkan, sosialisasi itu juga merupakan wadah untuk dialog dengan masyarakat, guna menampung saran dan pendapat masyarakat mengenai pelaksanaan nilai-nilai luhur kebangsaan dalam kehidupan bermasyaraat, berbangsa dan bernegara.

β€œIni juga sebagai wujud komunikasi langsung antara kami selaku anggota legislatif, wakil rakyat di Senayan, dengan masyarakat konstituen kami di daerah pemilihan, untuk sama-sama mendalami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan,” lanjut H Firmandez.

Dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut, peserta juga menyakan langsung bebagai hal kepada H Firmandez, mulai dari fungsi dan peran lembaga DPR/MPR, nilai-nilai keberagaman, hingga persoalan sehari-hari dalam masyarakat, seperti kelangkaan BBM di daerah-daerah tertentu.

Berbagai pertanyaan dari peserta tersebut dijawab langsung oleh H Firmandez. Sementara terkait kelangkaan BBM di daerah-daerah tertentu, H Firmandez menjelaskan, dewasa ini pemerintah sudah memberlakukan program BBM satu harga di daerah terdalam terdepan dan tertinggal (3T), sehingga persoalan tersebut dapat teratasi.

Para peserta berharap kunjungan sosialisi empat pular kebangsaan bisa lebih sering dilakukan di daerah, agar nilai-nilai nasionalisme di kalangan pemuda tidak luntur. Sosialisasi juga diharapkan bisa dilakukan ke semua lapisan masyarakat.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here