H Firmandez: Sengketa Tapal Batas Bireuen–Bener Meriah Harus Segera Diselesaikan

0
136

BIREUEN – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2, H Firmandez, meminta Pemerintah Aceh untuk segera menyelesaikan sengeta tapal batas antara Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah yang sudah lama berlarut-larut.

Pasalnya, sengketa yang sudah berlarut-larut tersebut membuat warga di perbatasan dua daerah itu melakukan aksi damai, Kamis, 28 Februrai 2019 masyarakat di perbatasan dua daerah bertetangga itu melakukan aksi damai, meminta pemerintah segera menyelesaikan sengketa tapal batas di desa Pantan Lah, Bener Meriah dengan Pante Peusangan, Bireuen.

“Pemerintah Aceh jangan membuat persoalan tapal batas ini berlarut-larut. Harus segera diselesaikan. Pada 10 September 2017 lalu saya sudah pertemukan Bupati Bireuen, H Saifannur dengan Bupati Bener Meriah yang saat itu masih dijabat Ahmadi di Jakarta untuk menyelesaikan sengketa tapal batas. Untuk mendinginkan suasana di lapangan, tapi ternyata sampai sekarang belum diselesaikan oleh Pemerintah Aceh,” jelas H Firmandez, Jumat, 1 Maret 2019.

H Firmandez mengungkapkan dua pemimpin daerah tersebut sepakat untuk mendinginkan suasana di lapangan. Sengketa perbatasan tersebut akan diselesaikan secara dingin, dengan win-win solution, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dan tidak pula menang sepihak. Akan dilakukan dengan pendekatan-pendekatan humanis dengan mengedepankan kearifan lokal.

“Saat itu disepakati akan menggelar kenduri bersama dengan memotong kerbau di perbatasan, untuk menyelesaikan sengkata tapal batas tersebut. Kedua belah pihak juga meminta masyarakat untuk colling down. Tapi sekarang kembali terjadi aksi di perbatasan. Ini yang patut kita pertanyakan, sejauh mana keseriusan Pemerintah Aceh untuk menyelesaikannya,” lanjut H Firmandez.

Agar sengketa tapal batas tersebut tidak terus berlarut-larut, H Firmandez meminta Pemerintah Aceh melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk kembali turun ke lapangan melakukan upaya perdamaian yang permanen, sehingga tak ada lagi masalah di kemudian hari.

“Ini harus segera diselesaikan, jangan terus berlarut-larut. Jangan sampai terjadi konflik di tengah masyarakat. Pemerintah Aceh harus benar-benar hadir untuk menyelesaikannya,” harap H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here