,

H Firmandez: Semua Pihak Harus Jamin Kebebasan Pers di Aceh

BANDA ACEH – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez, meminta semua pihak untuk menjamin kebebasan pers di Aceh. Sengketa tulisan harus dijawab dengan tulisan, bukan dengan terror.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini terkait terror bom moltov yang dilakukan orang tak dikenal terhadap kantor redaksi Tabloid Modus Aceh di Beurawe, Banda Aceh, Sabtu, 30 Juni 2018.

“Kita sangat menyayangkan hal seperti itu masih terjadi di Aceh. Kita minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku dan motiv peledakan tersebut. Media harus dilindungi bukan diteror, kalau ada sengketa selesaikanlah sesuai mekanisme yang diatur Undang-undang No.40/1999 tentang Pers,” ujar H Firmandez, Minggu, 1 Juli 2018.

Selain itu kata H Firmandez, media dan jurnalis juga harus bekerja profesional, tidak bias, sehingga menghadirkan berita-berita yang berimbang (cover both side) dan tidak melakukan penghakiman (trial by the press). “Ruang informasi harus dibuka lebar, pers tidak boleh dikekang apa lagi diteror, tapi media juga harus profesional,” lanjut H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *