,

H Firmandez: Samar Kilang Harus Dibangun Menjadi Objek Wisata Standar Global

REDELONG – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez menilai, berbagai destinasi wisata di dataran tinggi Gayo harus terus ditingkatkan infrastrukturnya hingga berstandar global untuk menarik wisatawan mancanegara.

Hal itu disampaikan H Firmandez setelah beberapa waktu lalu mengunjungi salah satu destinasi wisata di Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah bersama pejabat pemerintah daerah setempat.

Menurut anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini, ada beberapa objek wisata yang sangat layak kita usulkan menjadi desa wisata ke Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), salah satunya di daerah Samar Kilang.

“Tapi untuk mendukung itu, infrastruktur pendukungnya harus kita tingkatkan dulu. Nanti bisa dibangun homestay bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana. Ini sesusai dengan program Kemendes PDTT yang sudah membangun ribuan homestay di sekitar 2.000 lebih desa wisata potensial,” jelas H Firmandez.

Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan ini melanjutkan, bila berbagai destinasi wisata di dataran tinggi Gayo bisa dikembangkan secara maksimal, maka pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata bisa meningkat tajam.

“Anggaran pengembangan desa wisata bisa kita usul ke Kemendes PDTT, tahun lalu saja, setiap desa wisata mendapat dana pengembangan pariwisata sebesar Rp 800 juta. Dana ini dikelola oleh desa wisata itu sendiri dengan partisipasi aktif masyarakat. Jadi potensi wisata yang ada ini harus bisa kita kembangkan secara maksimal,” lanjut H Firmandez.

H Firmandez melanjutkan, pengembangan desa wisata bisa dilakukan secara paralel dengan program pemberdayaan masyarakat, sehingga pertumbuhan industri pariwisata bisa berdampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata tersebut.

“Jadi, daerah dan objek wisatanya terbangun, masyarakatnya juga terberdayakan, sehingga nanti muncul multiplayer efek terhadap pembangunan daerah. Ini yang harus kita pikirkan bersama,” harap H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *